spot_img
spot_img
BerandaBaliPertamina Patra Niaga Dorong Kemandirian Difabel Ubud Lewat Program Sahabat Disabilitas

Pertamina Patra Niaga Dorong Kemandirian Difabel Ubud Lewat Program Sahabat Disabilitas

UPDATEBALI.comGIANYAR — Suasana akrab tampak terasa di Yayasan Cahaya Mutiara Ubud pada Jumat 5 Desember 2025, ketika para penyandang disabilitas berkumpul untuk berlatih seni, mengasah keterampilan, hingga mengelola galeri kerajinan.

Di tempat sederhana yang dikelola langsung oleh para difabel ini, lahir berbagai karya dan aktivitas yang menjadi penanda tumbuhnya kemandirian.

Yayasan yang telah lama menjadi wadah pemberdayaan difabel daksa ini terus berkembang setelah mendapatkan dukungan dari Pertamina Patra Niaga melalui program Sahabat Disabilitas Ubud. Melalui sinergi ini, ruang-ruang kreatif semakin diperkuat, mulai dari perbaikan fasilitas latihan, perlengkapan usaha kuliner, mesin kasir digital, hingga pelatihan pemasaran daring bersama Benlaris.com.

Ketua Yayasan, Ni Nengah Warni, menegaskan bahwa ruang untuk berkarya merupakan kebutuhan utama komunitasnya.

Baca Juga:  Diskominfosanti dan Bappeda Bahas Progress dan Update Daftar Data Kabupaten Buleleng

“Yang kami butuhkan adalah kesempatan. Dengan kesempatan itu, kami bisa menunjukkan kemampuan kami,” ujarnya.

Bersama anggota yayasan lainnya, ia merancang program yang menyesuaikan minat para difabel, mulai dari seni tari, musik, kerajinan kayu, hingga olahraga kursi roda.

Transformasi nyata terlihat dari perubahan para anggotanya. Yande, 31 tahun, penyandang cerebral palsy, kini mampu mengelola promosi produk lewat media sosial dan mengoperasikan kasir pintar untuk transaksi galeri.

Sementara Karmen, 27 tahun, yang sebelumnya pemalu, kini menjadi salah satu wajah yayasan melalui siaran langsung di TikTok. Penjualan galeri pun meningkat, bahkan mencapai pendapatan harian hingga Rp500.000.

Program “One Day With Difabel” menjadi salah satu terobosan yang paling disambut baik masyarakat. Paket wisata edukatif ini memberi ruang interaksi langsung antara pengunjung dan para difabel untuk belajar seni, membuat kerajinan, dan memahami proses kreatif mereka. Sejak diperkenalkan awal 2025, program ini memperoleh 2–3 kunjungan per bulan dan menghasilkan pemasukan sekitar Rp6.000.000.

Baca Juga:  Sekda Adi Arnawa Buka Turnamen Ceki Repuder Cup I

Di bidang seni, Pertamina Patra Niaga AFT Ngurah Rai kerap melibatkan para difabel dalam berbagai perhelatan seperti Bulan K3, Uma Palak Festival, dan hiburan perusahaan lainnya. Kini, komunitas ini mampu menggelar konser amal dua hingga tiga kali per bulan dan menghimpun donasi hingga Rp7.500.000. Prestasi juga datang dari arena olahraga setelah tiga atlet yayasan menjuarai lomba marathon kursi roda pada ajang Maybank Marathon 2025.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan bahwa komitmen untuk menghadirkan kesempatan setara bagi difabel merupakan bagian dari kontribusi perusahaan terhadap keberlanjutan.

Baca Juga:  K3S Kota Denpasar Terima CSR Penyandang Disabilitas

“Program ini bukan hanya aktivitas CSR, tetapi cara kami memastikan akses dan kesempatan yang inklusif, selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

Semangat inklusi ini sekaligus sejalan dengan peringatan Hari Disabilitas Internasional yang menekankan pentingnya akses setara dan partisipasi penuh bagi penyandang disabilitas dalam berbagai aspek kehidupan. Program Sahabat Disabilitas Ubud menjadi contoh bagaimana kolaborasi yang tepat dapat membuka jalan bagi kemandirian, kreativitas, dan keberanian untuk bermimpi lebih besar.

Dari ruang kecil di Ubud, lahirlah karya dan keyakinan baru yang memperlihatkan bahwa inklusi tidak hanya berbentuk kebijakan, melainkan tindakan nyata.(yud/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments