Perluas Akses Pendidikan Hindu, Pemkab Jembrana Serahkan Lahan Sekolah untuk Pengembangan Widyalaya

0
234
Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna menekankan bahwa hibah SDN 3 Penyaringan kepada Kementerian Agama RI merupakan langkah strategis untuk memperkuat pendidikan Hindu dan membangun karakter generasi muda.
Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna menekankan bahwa hibah SDN 3 Penyaringan kepada Kementerian Agama RI merupakan langkah strategis untuk memperkuat pendidikan Hindu dan membangun karakter generasi muda. Sumber foto : Humas Jembrana

UPDATEBALI.com, JEMBRANA – Pemerintah Kabupaten Jembrana resmi menyerahkan hibah aset berupa lahan dan bangunan SDN 3 Penyaringan kepada Kementerian Agama Republik Indonesia guna mempercepat pengembangan sekolah Hindu (Widyalaya) di Kabupaten Jembrana.

Langkah ini dinilai sebagai strategi konkret memperluas akses pendidikan keagamaan sekaligus memperkuat karakter generasi muda Hindu berbasis nilai religius dan budaya.

Penyerahan hibah tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan sarana pendidikan Hindu yang representatif dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Pemkab Jembrana Perketat Pemilahan Sampah Usai TPA Peh Hanya Terima Anorganik dan Residu

Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna, menegaskan bahwa dukungan aset daerah untuk pendidikan keagamaan merupakan investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia.

“Kami ingin memastikan anak-anak Hindu mendapatkan fasilitas pendidikan yang memadai, sehingga mampu tumbuh dengan karakter kuat, berbudaya, dan berdaya saing,” ungkapnya saat menyerahkan dokumen hibah lahan dan bangunan kepada Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, di Denpasar, Jumat, 13 Februari 2026.

Baca Juga:  Kolaborasi Pemkab Jembrana dan Bumdesma LKD Wujudkan Rumah Layak Huni bagi Warga

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat menjadi kunci dalam pemerataan layanan pendidikan yang inklusif.

“Hibah lahan ini juga diharapkan mampu mendorong pemerataan akses pendidikan keagamaan Hindu, khususnya bagi masyarakat yang selama ini belum terlayani secara optimal,” ucapnya.

Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut merupakan bentuk nyata keberpihakan daerah terhadap penguatan pendidikan berbasis keagamaan.

Baca Juga:  Gubernur Koster Lepas Ribuan Peserta AIR 2025, Bareng Kajati Bali Jajal Event Jalan 5 Km

“Dengan adanya dukungan lahan dari pemkab, proses pembangunan sekolah Hindu di bawah naungan Kementerian Agama diyakini dapat segera direalisasikan dan memberi dampak langsung bagi masyarakat,” tutupnya.

Turut menyaksikan penyerahan hibah tersebut, Dirjen Bimas Hindu I Nengah Duija, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali I Gusti Made Sunartha, serta jajaran OPD terkait di lingkungan Pemkab Jembrana.(yud/ub)