Peringati Bulan K3 Nasional 2026, PLN Teguhkan Komitmen Keselamatan Kerja di Bali

0
355
Apel pembukaan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026 di Bali menjadi momentum penguatan komitmen bersama PLN, pegawai, dan mitra kerja untuk menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap aktivitas operasional kelistrikan.
Apel pembukaan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026 di Bali menjadi momentum penguatan komitmen bersama PLN, pegawai, dan mitra kerja untuk menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap aktivitas operasional kelistrikan. Sumber foto: PLN

UPDATEBALI.comDENPASAR — Dalam rangka Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026, PT PLN (Persero) di Bali menegaskan komitmennya untuk memperkuat budaya keselamatan kerja di seluruh aktivitas operasional kelistrikan.

Langkah ini menjadi bagian penting dalam menjaga pasokan listrik yang aman, andal, dan berkelanjutan bagi masyarakat Bali.

Rangkaian peringatan Bulan K3 Nasional di Bali diawali dengan apel pembukaan yang diikuti jajaran manajemen, pegawai, serikat pekerja, serta mitra kerja. Apel tersebut menjadi simbol komitmen bersama untuk menempatkan aspek keselamatan dan kesehatan kerja sebagai prioritas utama dalam setiap pekerjaan kelistrikan.

Bulan K3 Nasional 2026 diperingati pada periode 12 Januari hingga 12 Februari 2026 dengan mengusung tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif”. Tema ini dinilai relevan dengan sektor ketenagalistrikan yang memiliki tingkat risiko tinggi sehingga membutuhkan kolaborasi kuat antara PLN, mitra kerja, dan seluruh pemangku kepentingan.

Baca Juga:  Mudik Gratis Bersama BUMN, PLN Siapkan Seribu Kuota Khusus Area Bali

Sepanjang Bulan K3 Nasional, PLN di Bali menggelar berbagai kegiatan yang bersifat strategis dan aplikatif untuk memperkuat budaya K3. Kegiatan tersebut antara lain penandatanganan komitmen keselamatan kerja, kampanye keselamatan secara berkelanjutan, edukasi K3 interaktif, aksi donor darah, simulasi penanganan keadaan darurat, pemeriksaan kesehatan tenaga kerja, hingga pengukuran kualitas lingkungan kerja.

Baca Juga:  PLN Ajak Masyarakat Dukung Event Internasional di Bali dengan Tertib Bermain Layang-layang

General Manager PLN di Bali, Eric Rossi Priyo Nugroho, menyampaikan bahwa penerapan K3 tidak hanya berfokus pada perlindungan pekerja, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap mutu layanan listrik yang diterima pelanggan.

“Keselamatan dan kesehatan kerja menjadi pondasi penting dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan. Dengan budaya K3 yang tertanam kuat, setiap pekerjaan dapat dilakukan lebih aman dan terukur, sehingga kontinuitas pasokan listrik tetap terjaga untuk menunjang aktivitas ekonomi dan pelayanan publik di Bali,” ujarnya pada Selasa 13 Januari 2026.

Ia juga menekankan bahwa penguatan budaya K3 merupakan langkah preventif untuk menekan potensi kecelakaan kerja serta gangguan operasional, khususnya pada pekerjaan lapangan yang memiliki risiko tinggi terhadap bahaya kelistrikan.

Baca Juga:  Musim Layang-Layang di Bali, PLN Perketat Edukasi untuk Cegah Gangguan Listrik

Di tingkat nasional, komitmen PLN di Bali terhadap K3 tercermin melalui berbagai capaian di bidang keselamatan kerja, termasuk pengembangan inovasi dan penguatan budaya safety. Upaya tersebut merupakan bagian dari konsistensi PLN dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan profesional, sekaligus memastikan layanan kelistrikan tetap andal bagi masyarakat.

Melalui momentum Bulan K3 Nasional 2026, PLN kembali menegaskan komitmennya untuk membangun lingkungan kerja yang aman dan sehat, sejalan dengan upaya menghadirkan pelayanan kelistrikan yang berkualitas dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Bali.(yud/ub)