Pemkab Klungkung Cari Alternatif Pembiayaan Infrastruktur Lewat Skema KPBU

0
223
Pemerintah Kabupaten Klungkung terus mencari terobosan pembiayaan guna mempercepat pembangunan infrastruktur daerah.
Pemerintah Kabupaten Klungkung terus mencari terobosan pembiayaan guna mempercepat pembangunan infrastruktur daerah. Sumber foto: Humas Klungkung

UPDATEBALI.comKLUNGKUNG – Pemerintah Kabupaten Klungkung terus mencari terobosan pembiayaan guna mempercepat pembangunan infrastruktur daerah.

Upaya tersebut dilakukan melalui audiensi Bupati Klungkung I Made Satria dengan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII) yang digelar di Kantor PT PII, Gedung Capita Place Lantai 7, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa 13 Januari 2026.

Dalam pertemuan itu, Bupati I Made Satria hadir bersama Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra, didampingi Sekretaris Bappeda Kabupaten Klungkung Desi Suartika. Rombongan Pemkab Klungkung diterima oleh perwakilan Direktorat Pengembangan Pendanaan Pembangunan Bappenas, Astu Gagono Kendarto, Vice President Guidance and Consultation PT PII Fahrizal Sukma, serta Analis Kebijakan Pajak Kementerian Dalam Negeri, Mirni Sumiyati.

Baca Juga:  Produk Langsung dari Petani, Pasar Tani TPID Klungkung Bantu Warga Dapat Harga Terjangkau

Audiensi ini difokuskan pada penjajakan pemanfaatan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) sebagai alternatif pembiayaan pembangunan yang dinilai inovatif dan berkelanjutan. Melalui skema tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat menggandeng badan usaha untuk merealisasikan proyek infrastruktur strategis tanpa sepenuhnya bergantung pada APBD.

Dalam diskusi, Pemkab Klungkung melakukan konsultasi awal mengenai potensi proyek yang memungkinkan dikembangkan melalui KPBU. Pembahasan mencakup mekanisme pembiayaan, tahapan pelaksanaan, hingga bentuk dukungan dan pendampingan yang dapat diberikan oleh PT PII bersama kementerian terkait.

Baca Juga:  FIB Unud Gelar Penyamaan Persepsi Antar Dosen Jelang Perkuliahan Luring

Pemerintah Kabupaten Klungkung berharap penjajakan ini dapat memperkuat kapasitas daerah dalam merencanakan dan merealisasikan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan publik serta kesejahteraan masyarakat.(yud/ub)