
UPDATEBALI.com, BULELENG – Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosanti) terus memperkuat pengelolaan komunikasi publik dan pelayanan informasi kepada masyarakat.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni mengoptimalkan pemanfaatan Sistem Informasi Kehumasan Buleleng atau SIHUMBLE.
Modul tersebut dikembangkan sebagai wadah integrasi berbagai layanan informasi dan kehumasan, khususnya dalam mendukung pengelolaan media publikasi di lingkungan Dinas Kominfosanti Kabupaten Buleleng.
Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik Dinas Kominfosanti Kabupaten Buleleng, I Putu Suryada Santhi, mengatakan SIHUMBLE diharapkan dapat membuat penyebarluasan informasi pembangunan daerah menjadi lebih efektif.
Sistem ini juga diarahkan untuk mempercepat masyarakat memperoleh informasi sekaligus mempermudah koordinasi antarperangkat daerah dalam mengelola konten publikasi.
“SIHUMBLE menjadi salah satu upaya kami untuk memperkuat komunikasi publik pemerintah daerah. Teknisnya, dengan membuka laman singapinter.bulelengkab.go.id, kemudian cari modul Sihumble maka dimodul tersebut akan muncul media-media kehumasan, diantaranya : website resmi, media sosial resmi, majalah digital dan kliping digital. Melalui modul ini, proses penyebarluasan informasi dapat dilakukan secara lebih cepat, tertata, dan terkoordinasi,” ujarnya.
Suryada menjelaskan, SIHUMBLE dirancang untuk menghadirkan pengelolaan informasi kehumasan yang lebih terstruktur dan terintegrasi. Akses terhadap berbagai media kehumasan pemerintah daerah juga dapat dilakukan melalui laman singapinter.bulelengkab.go.id.
Tidak hanya berfungsi sebagai sarana publikasi, SIHUMBLE juga menjadi ruang kolaborasi bagi admin kehumasan di masing-masing perangkat daerah. Informasi yang disampaikan dapat dikelola secara terkoordinasi sehingga akurasi dan akuntabilitas konten tetap terjaga.
“Dengan adanya SIHUMBLE, informasi dari perangkat daerah dapat terintegrasi dalam satu sistem sehingga memudahkan monitoring, dokumentasi, dan distribusi informasi kepada masyarakat,” tambah Suryada.
Pengembangan modul ini juga menjadi bagian dari langkah Pemkab Buleleng mengikuti perkembangan transformasi digital pemerintahan. Keterbukaan informasi publik menjadi salah satu aspek yang terus diperkuat melalui penyediaan layanan informasi yang lebih cepat dan responsif.
Dalam penerapannya, SIHUMBLE dapat dimanfaatkan untuk mendokumentasikan berbagai kegiatan pemerintah daerah, mengelola rilis berita, mempublikasikan informasi melalui media sosial, hingga mengarsipkan konten kehumasan dalam format digital.
“Kami ingin membangun ekosistem kehumasan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Informasi publik harus hadir lebih cepat, mudah diakses, dan tetap menjaga kualitas serta validitasnya,” tegasnya.
Dukungan terhadap optimalisasi pengelolaan media kehumasan juga disampaikan Kepala Dinas Kominfosanti Kabupaten Buleleng, Made Suharta, S.Kom., M.AP. Menurutnya, keberadaan satu wadah terintegrasi diperlukan mengingat Dinas Kominfosanti mengelola berbagai kanal komunikasi publik.
“Saat ini, Dinas Kominfosanti mengelola berbagai macam media kehumasan, sehingga diperlukan satu wadah/modul untuk efektifitas pengelolaannya,” ungkap Made Suharta.
Dengan penguatan SIHUMBLE, Dinas Kominfosanti Kabupaten Buleleng berharap pengelolaan komunikasi publik dapat berlangsung lebih efektif dan efisien.
Sistem tersebut juga diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap informasi pemerintahan sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang informatif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.(adv/updatebali)


