spot_img
spot_img
BerandaBaliMukerkab PMI Bangli 2026 Jadi Momentum Penguatan Pelayanan Sosial dan Kesiapsiagaan Bencana

Mukerkab PMI Bangli 2026 Jadi Momentum Penguatan Pelayanan Sosial dan Kesiapsiagaan Bencana

UPDATEBALI.com, BANGLI – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangli menggelar Musyawarah Kerja Kabupaten (Mukerkab) Tahun 2026 sebagai forum strategis untuk merumuskan arah kebijakan organisasi ke depan.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Krisna, Sekretariat Daerah Kabupaten Bangli, Kamis, 26 Februari 2026, dibuka langsung oleh Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar yang juga menjabat sebagai Ketua Pengurus PMI Kabupaten Bangli.

Mukerkab menjadi agenda penting dalam mengevaluasi program kerja sekaligus memperkuat sinergi kemanusiaan guna meningkatkan pelayanan sosial dan kesehatan bagi masyarakat di Kabupaten Bangli.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Bangli I Ketut Suastika selaku Dewan Kehormatan PMI Bangli, Wakil Ketua PMI Provinsi Bali I Gusti Made Arya Wisnu Mataram, jajaran Forkopimda, pimpinan perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkab Bangli, serta pengurus PMI tingkat kabupaten hingga kecamatan se-Bangli.

Baca Juga:  Dua Truk Terlibat Laka di Gilimanuk, Satu Pengemudi Tewas di TKP

Dalam sambutannya, I Wayan Diar menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bangli terus berupaya mengejar ketertinggalan agar mampu sejajar bahkan melampaui daerah lain di Bali. Sejalan dengan hal tersebut, PMI Bangli diharapkan mampu menjadi organisasi kemanusiaan terdepan yang membanggakan masyarakat.

Ia menilai eksistensi PMI selama ini telah dirasakan secara nyata melalui berbagai layanan sosial, seperti pelayanan ambulans, penyediaan darah yang responsif, pembinaan generasi muda melalui Palang Merah Remaja (PMR), serta kontribusi aktif dalam penanganan bencana, kesehatan, dan isu lingkungan.

Baca Juga:  Menggerakan Sektor Ekonomi, Bupati Sedana Arta Buka Lomba Burung Berkicau

Menurutnya, Mukerkab menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi sekaligus merancang inovasi program kerja yang lebih adaptif di masa mendatang.

“PMI harus terus bertransformasi menjadi organisasi yang responsif dan akuntabel. Sinergi antara relawan, pemerintah, dan masyarakat harus diperkuat agar pelayanan kemanusiaan semakin optimal,” ujar Wayan Diar.

Sementara itu, Wakil Ketua PMI Provinsi Bali I Gusti Made Arya Wisnu Mataram mengapresiasi perkembangan PMI Bangli dan berharap forum musyawarah ini mampu melahirkan inovasi baru, khususnya dalam penguatan stok darah serta peningkatan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Baca Juga:  OJK KR8 Gelar Bulan Inklusi Keuangan di Desa Bengkala Buleleng

Keterlibatan berbagai OPD dan unsur Forkopimda dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa urusan kemanusiaan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan koordinasi lintas sektor.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemaparan evaluasi program kerja PMI Kabupaten Bangli tahun 2025, penyusunan rencana kerja tahun 2026, termasuk evaluasi dan rencana program Unit Donor Darah (UDD) PMI Bangli, yang dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama peserta.(yud/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments