UPDATEBALI.com, BULELENG – Semarak HUT ke-422 Kota Singaraja diwarnai pelaksanaan Gelar Pangan Lokal (GPL), Gerakan Pangan Murah (GPM), dan Lomba Makan Buah Lokal yang digelar Pemerintah Kabupaten Buleleng, Minggu, 8 Maret 2026.
Kegiatan ini menjadi salah satu agenda utama untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam perayaan hari jadi Kota Singaraja.
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang hadir. Menurutnya, kehadiran warga menunjukkan dukungan yang besar terhadap berbagai rangkaian kegiatan yang disiapkan pemerintah daerah.
“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa dalam menyambut HUT ke-422 Kota Singaraja. Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat yang telah hadir dan berbaur dalam kegiatan ini,” ujar Sutjidra.
Ia menjelaskan, pelaksanaan GPL dan GPM merupakan wujud komitmen Pemkab Buleleng dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pangan, khususnya menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri.
“Melalui Gerakan Pangan Murah, kita berupaya memastikan ketersediaan bahan pangan pokok dengan harga terjangkau. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang bagi pelaku usaha menghadirkan produk unggulan yang bernilai ekonomi, gizi, dan kearifan lokal,” terangnya.
Kegiatan ini melibatkan puluhan pelaku usaha yang menampilkan beragam produk pangan lokal. Selain membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau, kegiatan ini juga menjadi wadah promosi produk unggulan daerah.
Sebagai bagian dari kampanye konsumsi pangan lokal, digelar pula lomba makan buah lokal yang mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Menurut Sutjidra, lomba ini merupakan kegiatan pertama yang diselenggarakan dalam rangka HUT Kota Singaraja.
“Gagasannya adalah bagaimana potensi buah-buah lokal Buleleng dapat kita sosialisasikan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Beberapa buah lokal yang diperkenalkan dalam lomba antara lain salak Busungbiu, anggur Banjar dan Seririt, jambu kristal, pisang di Gerokgak, serta srikaya atau silik dari Kubutambahan dan Tejakula.
Bupati Sutjidra menekankan pentingnya meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap produk pertanian dan perkebunan lokal.
Lebih lanjut, Bupati Sutjidra mengajak masyarakat mengutamakan konsumsi produk lokal sebagai langkah membangun kemandirian pangan daerah. Dengan membeli dan mengonsumsi produk lokal, masyarakat tidak hanya memenuhi kebutuhan keluarga tetapi juga mendukung kesejahteraan petani, UMKM, dan pelaku usaha lokal.
Pada kesempatan yang sama, dilakukan penyerahan simbolis bantuan paket sembako kepada 10 keluarga di Kelurahan Banjar Jawa.
Bantuan ini bagian dari rangkaian kegiatan HUT ke-422 yang selama dua bulan menyalurkan paket kepada 77.961 keluarga penerima manfaat, masing-masing berisi 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.(adv/ub)





