UPDATEBALI.com, BULELENG – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Sukasada memicu terjadinya longsor di Desa Gitgit pada Kamis, 20 September 2025 sekitar pukul 14.20 Wita.
Material longsor menutup separuh badan jalan dan sebuah pohon jaka ikut tumbang terseret longsoran, sehingga arus lalu lintas sempat terganggu.
Informasi awal diterima dari Bhabinkamtibmas Desa Gitgit, dan BPBD Kabupaten Buleleng segera mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu 2 menuju lokasi kejadian. Setibanya di tempat kejadian, TRC langsung melakukan upaya penanganan darurat untuk membuka kembali akses jalan.
Pohon jaka yang tumbang berhasil dievakuasi menggunakan chainsaw, argo, dan sejumlah alat manual lainnya. Setelah pembersihan material longsor selesai dilakukan, jalur transportasi kembali normal dan dapat dilalui kendaraan dari kedua arah.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Penanganan longsor melibatkan unsur gabungan, yakni TRC Regu 2 BPBD Buleleng, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Gitgit, relawan setempat, Balai Jalan, Polsek Sukasada, serta masyarakat Desa Gitgit. Kolaborasi cepat berbagai pihak berhasil mempercepat proses evakuasi dan pemulihan akses jalan.
BPBD Kabupaten Buleleng mengimbau warga yang tinggal atau melintas di wilayah rawan longsor, termasuk area perbukitan Desa Gitgit, untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat diminta berhati-hati saat hujan deras, menghindari berteduh atau memarkir kendaraan di bawah tebing, serta segera melapor bila menemukan tanda-tanda potensi longsor seperti retakan tanah atau pohon yang miring.
Selain itu, BPBD menekankan pentingnya mengikuti arahan petugas saat penanganan bencana serta mengingatkan masyarakat untuk selalu memperoleh informasi dari sumber resmi agar tidak mudah terpengaruh kabar yang belum terverifikasi. (adv/ub)





