Lomba Tari Bali Warnai HUT ke-13 LKP Pradnya Swari, Bupati Kembang Serahkan Penghargaan

0
189
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan mengapresiasi LKP Pradnya Swari atas upaya pelestarian budaya Bali melalui Lomba Tari Bali se-Kabupaten Jembrana.
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan mengapresiasi LKP Pradnya Swari atas upaya pelestarian budaya Bali melalui Lomba Tari Bali se-Kabupaten Jembrana. Sumber foto : Humas Jembrana

UPDATEBALI.com, JEMBRANA – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13, Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Tari Bali Pradnya Swari menggelar Lomba Tari Bali se-Kabupaten Jembrana, Kamis, 29 Mei 2025, bertempat di Gedung Kesenian Bung Karno.

Kegiatan ini diikuti oleh 125 peserta dari berbagai jenjang sekolah dasar hingga menengah pertama. Kategori lomba mencakup Tari Condong A untuk kelas 1-3 SD sebanyak 49 peserta, Tari Condong B untuk kelas 4-6 SD sebanyak 43 peserta, Tari Baris Tunggal kelas 1-6 SD sebanyak 17 peserta, dan Tari Margapati untuk kelas 1-3 SMP dengan jumlah peserta 15 orang.

Baca Juga:  Berdiri Sejak Tahun 2020, Kampung Gajah Mas Tawarkan Sensasi Menginap yang Asik

Puncak acara dimeriahkan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba oleh Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan. Selain itu, turut disalurkan bantuan sosial kepada anak-anak disabilitas binaan Sanggar Pradnya Swari.

Dalam sambutannya, Bupati Kembang Hartawan menyampaikan apresiasinya atas inisiatif LKP Pradnya Swari dalam menjaga dan melestarikan seni budaya Bali melalui kompetisi tari ini.

“Terima kasih banyak sudah melestarikan adat, budaya, tradisi dan seni yang ada di Bali. Kita sebagai pemerintah daerah tentu juga harus mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini,” ujarnya.

Baca Juga:  Peluncuran Sekaa Arja Sundara Citta, Langkah Putri Koster Selamatkan Seni Arja Bali

Pada kesempatan tersebut, Bupati Kembang juga mengingatkan kembali pentingnya nilai-nilai Ajaran Trisakti Bung Karno, terutama prinsip Berkepribadian dalam Kebudayaan.

“Bung Karno pernah mengatakan dalam ajaran Trisakti bahwa kita harus berkepribadian di bidang kebudayaan. Artinya, kita harus bangga dengan budaya kita sendiri,” tegasnya.

Ia pun berharap lomba tari ini menjadi langkah awal dalam mencetak seniman-seniman muda berbakat yang mampu membawa seni dan budaya Bali ke tingkat nasional maupun internasional.

“Lomba ini merupakan salah satu terobosan dalam pengembangan kebudayaan, khususnya untuk menjaga warisan yang sangat berharga. Tentu kita harapkan akan melahirkan seniman-seniman tari berbakat,” tambahnya.

Baca Juga:  Jemput Bola ke Medewi, Bupati Kembang Pastikan Penanganan Cepat Infrastruktur dan Serap Aspirasi Warga

Sementara itu, Ketua Panitia Ni Komang Keyra Regitha Candravi menjelaskan bahwa lomba ini terbuka untuk umum se-Kabupaten Jembrana, dengan tujuan meningkatkan semangat dan minat generasi muda terhadap seni tari tradisional Bali.

“Jumlah peserta yang begitu besar menunjukkan antusiasme dan minat yang tinggi terhadap seni tari tradisional Bali,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kecintaan generasi muda terhadap budaya Bali semakin kuat serta mampu mendorong pelestarian budaya lokal di tengah arus modernisasi.(yud/ub)