Rayakan Hari Bakti TNI, Pemkab Buleleng Tanam Ribuan Pohon di Kawasan Strategis

0
162
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menegaskan komitmen menjaga kelestarian Danau Tamblingan melalui penanaman 1.500 pohon dalam rangka Hari Bakti ke-68 Kodam IX/Udayana.
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menegaskan komitmen menjaga kelestarian Danau Tamblingan melalui penanaman 1.500 pohon dalam rangka Hari Bakti ke-68 Kodam IX/Udayana. Sumber foto : Humas Buleleng

UPDATEBALI.com, BULELENG – Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng bersama masyarakat dalam menjaga kelestarian kawasan hulu dan sumber air, salah satunya melalui aksi penanaman pohon massal di kawasan Danau Tamblingan.

Kegiatan ini digelar dalam rangka peringatan Hari Bakti ke-68 Kodam IX/Udayana yang diprakarsai oleh Gubernur Bali Wayan Koster bersama Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto.

Aksi penghijauan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 30 Mei 2025 dan melibatkan berbagai pihak dengan menanam lebih dari 1.500 pohon di lahan seluas 1,5 hektar di sekitar Danau Tamblingan.

Dalam keterangannya seusai kegiatan, Bupati Sutjidra menekankan pentingnya menjaga kawasan hulu sebagai penyangga ekosistem dan sumber air utama bagi Kabupaten Buleleng.

Baca Juga:  PJ Bupati Buleleng Ajak Dandim Baru Perkuat Kolaborasi dan Turun Langsung Ke Masyarakat

“Jadi hari ini kita mengikuti kegiatan penanaman pohon dalam rangka Hari Bakti TNI yang diselenggarakan oleh Bapak Gubernur dan Bapak Pangdam. Di lingkungan Tamblingan ini, kita menanam sebanyak 1.500 lebih pohon,” ujar Sutjidra.

Ia menjelaskan, kegiatan ini sejalan dengan arahan Gubernur Bali agar kawasan Danau Tamblingan tetap terjaga kelestariannya. Sebagai wilayah hulu, Danau Tamblingan memiliki fungsi vital dalam menjaga ketersediaan air dan keseimbangan ekologi di Buleleng.

“Karena ini daerah hulunya Buleleng dan daerah yang menjadi sumber airnya Buleleng. Danau Tamblingan memiliki fungsi vital sebagai penyangga ekologi di Buleleng,” tegasnya.

Jenis-jenis pohon yang ditanam meliputi tanaman produktif dan penyerap air seperti alpukat, kelapa, suar, trembesi, mangga, dan manggis. Selain memperkuat konservasi lingkungan, penanaman ini juga diarahkan untuk memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.

Baca Juga:  Kwarda Bali Lantik Pengurus Pramuka Buleleng, Bupati Sutjidra Tegaskan Peran Strategis Pendidikan Karakter

“Sebanyak 1.500 lebih pohon yang mungkin nanti bisa dimanfaatkan oleh masyarakat di sini,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati asal Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan ini juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam merawat tanaman pasca-penanaman.

Pengelolaan selanjutnya akan diserahkan kepada warga desa dengan pendampingan edukasi agar tanaman tetap terjaga.

“Jangan sampai setelah kita tanam, pohonnya hilang. Kita sampaikan kepada masyarakat agar betul-betul menjaga pohon-pohon ini. Jadi bukan hanya menanam, tapi merawatnya bersama,” ucapnya.

Rangkaian penghijauan ini tidak berhenti di Tamblingan. Pemkab Buleleng telah merencanakan aksi lanjutan di kawasan Danau Buyan pada 5 Juni 2025 mendatang, bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Baca Juga:  Wabup Patriana Hadiri Karya Pasupati Perarem Banjar Adat Waru Mekar Dauhwaru

Bupati Sutjidra menyebutkan bahwa jumlah pohon yang akan ditanam di Buyan kemungkinan akan lebih banyak lagi.

“Ya mungkin di Buyan lebih banyak lagi nanti. Kita sedang usahakan tanaman-tanaman yang betul-betul menyerap air untuk ditanam di sana,” tutupnya.

Aksi tanam pohon di kawasan Danau Tamblingan menjadi simbol nyata sinergi antara TNI, Pemerintah Provinsi Bali, Pemkab Buleleng, dan masyarakat dalam menjaga ekosistem hulu dan sumber daya air penting bagi wilayah Buleleng.

Selain sebagai langkah pelestarian lingkungan, kegiatan ini juga membuka peluang ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat melalui tanaman produktif yang ditanam.(adv/ub)