spot_img
spot_img
BerandaBaliBupati Kembang Dampingi Wagub Giri Prasta Hadiri Puncak Karya Agung di Desa...

Bupati Kembang Dampingi Wagub Giri Prasta Hadiri Puncak Karya Agung di Desa Pangyangan

UPDATEBALI.comJEMBRANA – Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menghadiri rangkaian Karya Agung Memungkah, Mupuk Pedagingan, Mepedudusan Alit, Wraspati Kalpa Utama, lan Ngusaba Desa di Pura Desa lan Puseh Desa Adat Pangyangan, Desa Pangyangan, Kecamatan Pekutatan, Selasa 7 Juli 2026.

Kehadirannya didampingi Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, agama, tradisi, dan budaya Bali.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPD RI I Komang Merta Jiwa, Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna, Ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi beserta anggota DPRD, jajaran pemerintah daerah, camat, perbekel, bendesa adat, serta krama Desa Adat Pangyangan.

Baca Juga:  Wabup Ipat Pimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan ke-78

Dalam kesempatan itu, Giri Prasta mengapresiasi semangat kebersamaan masyarakat adat yang dinilainya mampu menjaga tradisi gotong royong selama pelaksanaan karya berlangsung. Menurutnya, kekompakan masyarakat menjadi modal utama dalam menjaga keharmonisan kehidupan sekaligus mempertahankan warisan budaya Bali.

“Terbukti, titiang baru masuk, melihat parahyangannya niki becik pisan, upakara/upacaranya memargi, bagus dan luar biasa Karya Ngenteg linggih ini,” ungkapnya.

Selain mengapresiasi pelaksanaan upacara, Wakil Gubernur juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga keberadaan pura sebagai pusat kehidupan spiritual sekaligus peninggalan leluhur yang memiliki nilai sejarah dan budaya bagi generasi mendatang.

Baca Juga:  BNN RI Pamerkan Kopi dari Daerah Rawan Narkotika di IDEC 2022

“Pura bukan hanya tempat persembahyangan, tetapi juga simbol jati diri dan warisan leluhur yang harus kita rawat bersama untuk anak cucu kita di masa depan,” ucapnya seraya menyerahakan punia sebesar Rp. 25 juta yang diterima langsung oleh Bendesa Adat Pangyangan, I Ketut Rena.

Di sela kegiatan, Bendesa Adat Pangyangan I Ketut Rena mengungkapkan pembangunan Pura Desa lan Puseh sebelumnya mendapat dukungan dari I Made Kembang Hartawan saat masih menjabat di Pemerintah Kabupaten Jembrana melalui pengajuan bantuan kepada Giri Prasta ketika menjabat Bupati Badung.

“Astungkara dengan bantuan BKK Badung saat itu, Pura Desa lan Puseh Desa Adat Panyangan kini sudah berdiri dan saat ini sedang berlangsung upacara Ngenteg Linggih. Sekali lagi, atas nama krama masyarakat desa Pangyangan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wagub Bali dan Bupati Jembrana beserta jajaran semuanya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Lomba Tari Bali Warnai HUT ke-13 LKP Pradnya Swari, Bupati Kembang Serahkan Penghargaan

Ia juga menjelaskan bahwa rangkaian Karya Agung telah dimulai sejak 5 Juni 2026 dan akan ditutup melalui upacara penyineban pada 15 Juli 2026. Seluruh prosesi berlangsung selama kurang lebih satu setengah bulan.

“Kurang lebih eed yadnya berlangsung selama 1 setengan bulan. Astungkara seluruh rangkaian dapat berjalan dengan lancer, labda karya, ngemolihan kerahayuan untuk seluruh krama Desa Adat Pangyangan,” pungkasnya.(Yud/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments