Lomba Inovasi Perangkat Daerah, Pemkab Buleleng Teguhkan Komitmen Pelayanan Publik Unggul

0
190
Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Brida menggelar Lomba Inovasi Perangkat Daerah 2025 untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan publik, dengan tiga OPD meraih penghargaan inovasi terbaik.
Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Brida menggelar Lomba Inovasi Perangkat Daerah 2025 untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan publik, dengan tiga OPD meraih penghargaan inovasi terbaik. Sumber foto : Kominfosanti Buleleng

UPDATEBALI.com, BULELENGPemerintah Kabupaten Buleleng terus mendorong peningkatan kinerja dan kreativitas perangkat daerah melalui Lomba Inovasi Perangkat Daerah Kabupaten Buleleng Tahun 2025 yang digelar oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Buleleng.

Dari total 56 inovasi yang diusulkan berbagai OPD, tiga perangkat daerah berhasil meraih penghargaan sebagai inovator terbaik.

Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG, usai Apel Bendera Peringatan Hari Pahlawan di Halaman Kantor Bupati Buleleng, Senin, 10 November 2025.

Baca Juga:  Bupati Giri Prasta Hadiri Acara Seminar Haluan Pembangunan Bali

Kepala Brida Buleleng, Ketut Suwarmawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk menumbuhkan budaya inovatif di lingkungan pemerintahan daerah.

“Kita menggunakan momentum Hari Pahlawan sebagai kebangkitan para inovator perangkat daerah yang diharapkan menjadi inisiator bagi masyarakat. Inovasi yang lahir harus konsisten dijalankan dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujar pejabat yang akrab disapa Ketsu itu.

Baca Juga:  Realisasi Pendapatan Buleleng Capai 81,94 Persen

Dari hasil penilaian dewan juri, tiga OPD dengan nilai tertinggi ditetapkan sebagai pemenang.

Juara pertama diraih oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Buleleng dengan inovasi “Balita Balita (Bayi Lahir Berakta)”, yang mempermudah pembuatan akta kelahiran bagi bayi baru lahir. Peringkat kedua diraih oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng melalui program “Singaku (Sistem Informasi Pembinaan dan Pengawasan Pelaku Usaha)”, sedangkan posisi ketiga ditempati Dinas Kominfosanti Buleleng lewat inovasi “Singa Pinter (Sistem Navigasi Akses Pemanfaatan Layanan dan Informasi Terintegrasi)”.

Baca Juga:  Sekda Suyasa Genjot Digitalisasi Perlinsos, Seluruh Kepala Keluarga Buleleng Ditarget Terdata Akhir Juli

“Ke depan, kami akan memperluas lomba inovasi ini hingga ke tingkat desa bahkan masyarakat umum. Ini penting agar semangat inovasi menjalar ke seluruh lapisan dan berdampak langsung pada peningkatan pelayanan publik,” tutup Ketsu.(adv/ub)