UPDATEBALI.com, BULELENG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus memperkuat karakter kebangsaan generasi muda melalui program pendidikan dan pembinaan ideologi bangsa.
Melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Pemkab Buleleng menggelar Sosialisasi Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PPWK) yang berlangsung di Aula SMK Negeri Bali Mandara, Kubutambahan, Kamis, 6 November 2025.
Dengan mengusung tema “Hindari Narkoba, Cerdaskan Generasi Muda Bangsa melalui Penguatan Wawasan Kebangsaan”, kegiatan ini diikuti oleh 80 pelajar dari berbagai jurusan.
Tujuannya, menanamkan nilai-nilai kebangsaan sekaligus memperkuat daya tahan moral pelajar terhadap ancaman penyalahgunaan narkoba dan pengaruh negatif di era digital.
Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Buleleng, Drs. Nyoman Widiartha, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menumbuhkan kembali semangat cinta tanah air dan kesadaran berbangsa di kalangan pelajar.
“Di tengah derasnya arus globalisasi dan kemajuan teknologi, generasi muda dihadapkan pada berbagai tantangan, termasuk penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan bangsa. Karena itu, penting bagi kita menanamkan kembali nilai-nilai kebangsaan sebagai pondasi moral,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Widiartha menjelaskan bahwa wawasan kebangsaan tidak hanya sebatas rasa cinta tanah air, tetapi juga mencakup kesadaran menjaga keutuhan bangsa, menumbuhkan semangat persatuan, dan memperkuat jati diri sebagai warga negara Indonesia.
“Melalui pendidikan wawasan kebangsaan, kita membangun benteng ideologis agar generasi muda tidak mudah goyah oleh pengaruh negatif. Mereka harus tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, berkarakter, dan mampu memberi kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa,” tegasnya.
Ia menambahkan, generasi muda merupakan penerus estafet pembangunan yang harus memiliki karakter tangguh, semangat juang tinggi, serta kesadaran moral untuk menolak narkoba, radikalisme, dan disintegrasi bangsa.
Pendidikan wawasan kebangsaan menjadi cara efektif membangun ketahanan ideologis agar mereka tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang merusak.
Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan dapat memperkaya pengetahuan, memperkuat nilai kebangsaan, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya persatuan dan tanggung jawab bersama dalam mengisi kemerdekaan.
“Mari kita jadikan semangat wawasan kebangsaan sebagai pedoman dalam bertindak dan berkarya demi kemajuan bangsa. Dengan semangat itu pula, kita wujudkan generasi muda yang cerdas, berintegritas, dan bebas dari narkoba,” pungkasnya.(adv/ub)





