UPDATEBALI.com, BADUNG — Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Badung, Ny. Rasniathi Adi Arnawa, melaksanakan sosialisasi kegiatan kesejahteraan sosial yang dirangkaikan dengan pemberian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada anak yatim piatu dan anak kurang mampu di SMP Negeri 5 Abiansemal, Kecamatan Abiansemal, Senin, 15 Desember 2025.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Badung, Kepala SMPN 5 Abiansemal I Made Suardana beserta jajaran guru, serta para siswa penerima bantuan.
Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kepedulian terhadap anak-anak yatim piatu dan kurang mampu, sekaligus memperkuat upaya perlindungan sosial di lingkungan sekolah.
Dalam sambutannya, Ny. Rasniathi Adi Arnawa menegaskan bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk dihargai dan diperlakukan dengan baik, tanpa diskriminasi atas latar belakang sosial maupun kondisi keluarga.
Ia mengingatkan bahwa anak yatim piatu dan anak dari keluarga kurang mampu kerap menjadi kelompok rentan, termasuk terhadap dampak negatif media sosial yang dapat memicu perundungan atau bullying.
“Anak-anak ini memiliki hak yang sama untuk tumbuh dan berkembang. Mereka tidak boleh tersisih hanya karena kondisi keluarganya. Dampak bullying sangat berbahaya, bahkan bisa berujung pada tindakan ekstrem seperti bunuh diri. Oleh karena itu, mereka harus mendapatkan perhatian, kasih sayang, dan dukungan dari lingkungan sekitarnya,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh siswa untuk saling menjaga dan menghargai satu sama lain, khususnya kepada teman-teman yang kurang beruntung.
Menurutnya, pemberian PMT tidak hanya bertujuan membantu pemenuhan gizi, tetapi juga untuk memotivasi anak-anak agar tetap percaya diri dan tidak berkecil hati dalam meraih cita-cita.
“Selain memberikan makanan tambahan untuk memotivasi agar tidak berkecil hati dengan keadaannya, saya juga mengimbau siswa lainnya untuk selalu menjaga, memperhatikan, dan tidak menyisihkan teman-teman yang kurang beruntung. Mereka memiliki masa depan dan perasaan yang sama,” tambahnya.
Selain PMT, Ketua K3S Kabupaten Badung juga menyerahkan bantuan sembako kepada 50 orang anak yatim piatu dan kurang mampu. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban kebutuhan sehari-hari sekaligus memperkuat semangat belajar para siswa penerima.
Kegiatan sosialisasi dan pemberian bantuan tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara Pemerintah Kabupaten Badung, pihak sekolah, dan masyarakat dalam mendukung kesejahteraan sosial serta perlindungan anak.
Melalui kegiatan ini, K3S Badung berharap tumbuh kepedulian bersama dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan ramah anak, sehingga generasi muda dapat tumbuh optimal dan berdaya saing.(den/ub)





