
UPDATEBALI.com, TANGERANG – Ketua Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, bersama rombongan melakukan kunjungan kerja sekaligus studi tiru ke Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis, 30 Oktober 2025.
Rombongan diterima secara hangat oleh Plt. Sekretaris Dinas Sosial Tangsel, Rouf, di Komplek Perkantoran Pemerintahan Jl. Raya Serpong, Setu, Kota Tangsel.
Kunjungan ini menjadi langkah strategis K3S Badung dalam mencari model terbaik penanganan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), khususnya terkait pengelolaan rumah singgah dan program-program pemberdayaan berbasis kemandirian sosial.
Menurut Rasniathi, studi tiru difokuskan pada upaya meningkatkan target program pemberdayaan PPKS di Badung.
“Kami datang untuk melihat langsung bagaimana Dinsos Tangsel mengelola berbagai jenis PPKS, terutama fasilitas pendukung seperti rumah singgah. Kami ingin mengadopsi praktik-praktik terbaik yang telah berhasil di Tangsel agar bisa diterapkan dan disesuaikan di Badung,” jelas Rasniathi.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas secara mendalam mekanisme pendataan PPKS, program pelatihan keterampilan, hingga proses reintegrasi sosial ke tengah masyarakat.
Rasniathi menegaskan, program di Badung ke depan tidak hanya bersifat bantuan sementara, tetapi juga memberikan bekal berkelanjutan agar PPKS mampu mandiri dan berdaya.
Sementara itu, Plt. Sekdis Sosial Tangsel, Rouf, menyambut baik kunjungan tersebut dan memaparkan inovasi-inovasi Dinsos Tangsel dalam menangani permasalahan sosial.
Ia berharap kolaborasi lintas daerah ini memperkuat komitmen dalam mewujudkan kesejahteraan sosial yang merata.
Kunjungan ditutup dengan peninjauan Rumah Singgah Kota Tangsel, melihat fasilitas dan interaksi langsung dengan PPKS yang sedang dibina, memberikan gambaran nyata tentang model pelayanan terpadu yang menjadi acuan penting bagi K3S Badung.(den/ub)


