spot_img
spot_img
BerandaBaliKemah Budaya Bumi Makepung, Kenalkan Budaya Lokal Jembrana: Diikuti Puluhan Siswa dari...

Kemah Budaya Bumi Makepung, Kenalkan Budaya Lokal Jembrana: Diikuti Puluhan Siswa dari Belasan SMP

UPDATEBALI.com, JEMBRANA – Kemah Budaya Bumi Makepung yang diselenggarakan di Museum Manusia Purbakala Gilimanuk, Senin 23 Oktober 2023, diikuti puluhan siswa siswi dari belasan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Jembrana.

Kegiatan untuk mengenalkan kebudayaan lokal khas Jembrana serta mengurangi ketergantungan terhadap gadget, merupakan program fasilitasi bidang kebudayaan yang diluncurkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi Direktorat Jenderal Kebudayaan (Kemendikbudristek) RI.

Puluhan siswa siswi SMP di Kabupaten Jembrana diajak ikuti Kemah Budaya Bumi Makepung yang diselenggarakan di Museum Manusia Purbakala Gilimanuk, Senin 23 Oktober 2023. Sumber Foto : Istimewa

Ketua Panitia Kemah Budaya Bumi Makepung Gusti Ngurah Agus Andi Mulya mengatakan, kegiatan yang berlangsung pada tanggal 21 hingga 23 Oktober 2023 ini, fokus pada seni budaya lokal khas dari Bumi Makepung. Program dengan dana stimulan ini melibatkan 72 siswa terpilih dari 18 sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Jembrana.

Baca Juga:  LPSK Jamin Bayar Kompensasi 413 Korban Terorisme Tuntas Akhir 2021

“Kemah Budaya bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam terkait kearifan lokal Jembrana dengan tema Milenial Bergerak Lestarikan Budaya Lokal,” kata Andi Mulia, Selasa 24 Oktober 2023.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Parbud) Kabupaten Jembrana, Anak Agung Komang Sapta Negara mengapresiasi kegiatan edukasi yang di konsep dengan dalam bentuk kemah budaya ini. Menurutnya, melalui kegiatan pengenalan budaya lokal khas Jembrana ini, diharapkan bisa memberikan wawasan dan pengetahuan yang berguna ke depan bagi siswa siswi, terutama generasi milenial.

Baca Juga:  Kualitas Kakao Fermentasi Jembrana Diakui Dunia   

“Ada statement menyongsong Jembrana Emas (2026). Anak kita milenial perlu dipersiapkan secara fisik dan mental karena itu dengan kemah budaya diharapkan anak-anak milenial mampu mengenal jati diri terutama kebudayaan khas Jembrana menjadikannya survive dan pada akhirnya nanti bisa diteruskan ke generasi berikutnya,” kata Sapta Negara.

Para peserta, lanjutnya, diberikan kesempatan unik untuk belajar bersama maestro betutu Men Tempeh, bersama Kadispora Jembrana, menjelajahi Museum Manusia Purba di Gilimanuk, serta belajar bersama maestro Berko, maestro Jegog, dan mendalami aspek-aspek budaya lokal seperti Lontar. Selain itu, mereka berkesempatan untuk belajar bersama para penggiat budaya dari pusat.

Baca Juga:  Bisnis yang Cuan di Tahun Kelinci Air

Tak hanya pembelajaran, kata dia, acara ini juga menawarkan hiburan dengan adanya kegiatan bioskop keliling yang diselenggarakan oleh Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XV Bali Nustra, serta berbagai lomba, seperti lomba pensi dan lomba cerdas cermat.

“Keseluruhan acara berlangsung selama 3 hari dan bertujuan tidak hanya memperkenalkan kebudayaan khas Jembrana kepada para generasi muda, tetapi juga mengajak mereka untuk bersosialisasi satu sama lain, sambil mengurangi ketergantungan pada perangkat telepon seluler (HP/gadget),” pungkasnya. (dik/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments