Hadiri Puncak Karya di Mengwitani, Wabup Badung Salurkan Dana Rp300 Juta untuk Dukung Yadnya

0
108
Wabup Bagus Alit Sucipta, menghadiri puncak Karya Ngenteg Linggih Pura Dadia Ki Pasek Pandega Dalem Samanjaya, yang berlokasi di Banjar Kelod Kauh, Desa Mengwitani, Kecamatan Mengwi, Rabu (29/4).
Wabup Bagus Alit Sucipta, menghadiri puncak Karya Ngenteg Linggih Pura Dadia Ki Pasek Pandega Dalem Samanjaya, yang berlokasi di Banjar Kelod Kauh, Desa Mengwitani, Kecamatan Mengwi, Rabu (29/4). Sumber foto : Humas Badung

UPDATEBALI.com, BADUNG – Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menghadiri puncak Karya Ngenteg Linggih Mamungkah Padudusan Alit Medasar Taur Manca Rupa di Pura Dadia Ki Pasek Pandega Dalem Samanjaya, Banjar Kelod Kauh, Desa Mengwitani, Kecamatan Mengwi, Rabu, 29 April 2026.

Upacara yang bertepatan dengan Rahina Buda Umanis Kulantir tersebut dipuput oleh Ida Pedanda Buda Griya Ulun Uma Gulingan dan Ida Pedanda Siwa Griya Batulumbung Sibang.

Sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat turut hadir, di antaranya anggota DPRD Badung Made Rai Wirata, Plt. Kepala Dinas Kebudayaan Badung Made Widiana, Camat Mengwi Nyoman Suhartana, perwakilan Perbekel Mengwitani, Bendesa Adat Beringkit, serta para pengempon pura.

Baca Juga:  Bupati Sanjaya Hadiri Karya Ngenteg Linggih, Wujudkan Sinergi Pemerintah dan Krama

Dalam kesempatan itu, Wabup Bagus Alit Sucipta menyerahkan bantuan dana sebesar Rp300 juta dari Pemerintah Kabupaten Badung yang diterima oleh Manggala Karya I Nyoman Gede Kresna Yudiasa sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan yadnya.

Dalam sambutannya, Wabup mengajak seluruh krama untuk senantiasa meningkatkan sraddha dan bhakti kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar seluruh rangkaian upacara berjalan lancar serta masyarakat memperoleh kesehatan dan kerahayuan.

Baca Juga:  Bupati Tabanan Hadiri Ngenteg Linggih Warga Gusti Den Tembok di Sudimara

“Pemerintah Kabupaten Badung akan selalu hadir dan mendukung kegiatan positif masyarakat. Melalui pelaksanaan karya yadnya ini, diharapkan tercipta kesejahteraan serta keseimbangan alam,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan kekompakan dalam setiap kegiatan adat maupun sosial. Menurutnya, persatuan menjadi kunci utama dalam menyukseskan berbagai kegiatan di masyarakat.

Sementara itu, Manggala Karya I Nyoman Gede Kresna Yudiasa menjelaskan bahwa rangkaian upacara telah dilaksanakan sejak awal, meliputi upakara atur piuning, nunas tirta, ngenteg manik galih, ngingsah, mewinten, mendak siwi, hingga puncak karya.

Baca Juga:  Sekda Wisnu Wijaya Tinjau Persiapan Pilkel Serentak

Ia menyebutkan, pelaksanaan karya ini merupakan wujud bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa sekaligus bagian dari rangkaian setelah rampungnya pembangunan di pura tersebut.

Pihaknya juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Badung sehingga seluruh rangkaian upacara dapat berjalan dengan baik.(den/ub)