Gubernur Koster Dorong Perbaikan Layanan Bandara Ngurah Rai Demi Pariwisata Bali yang Berkualitas

0
88
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai kembali menjadi sorotan dalam rapat evaluasi yang dipimpin langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai kembali menjadi sorotan dalam rapat evaluasi yang dipimpin langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster. Sumber foto: Humas Pemprov Bali

UPDATEBALI.com, BADUNG – Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai kembali menjadi sorotan dalam rapat evaluasi yang dipimpin langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster, Senin 22 September 2025 sore.

Rapat tersebut membahas langkah konkret peningkatan pelayanan terminal internasional, yang dinilai krusial karena bandara merupakan pintu gerbang utama wisatawan menuju Bali.

Dalam rapat lanjutan ini, Gubernur Koster menegaskan bahwa Bandara Ngurah Rai adalah “wajah Bali dan Indonesia di mata dunia”, sehingga peningkatan mutu pelayanan harus dilakukan menyeluruh: mulai dari aspek kenyamanan, kebersihan, keamanan, hingga efisiensi layanan.

Baca Juga:  KADIN Diminta Kawal Pembangunan Bali, Gubernur Koster Tekankan Dukungan Pusat untuk Infrastruktur

Koster sebelumnya menyoroti berbagai kendala seperti antrean panjang imigrasi, lambatnya proses pengambilan bagasi, hingga layanan informasi yang kurang optimal. Kali ini, ia mendengarkan pemaparan tindak lanjut dari berbagai pihak terkait, termasuk Kantor Otban, Bea Cukai, Imigrasi, serta penyedia layanan ground handling.

Sejumlah perbaikan yang tengah dikerjakan antara lain perluasan koridor terminal dan pembangunan connecting gate internasional dengan nuansa budaya nusantara, perbaikan toilet dan area check-in, penambahan jalur khusus penumpang di bea cukai dan optimasi Electronic Customs Declaration (ECD), penguatan fungsi autogate imigrasi untuk mempercepat arus penumpang, penambahan personel ground handling guna memangkas waktu tunggu bagasi, penerapan target ketat waktu pengiriman bagasi (First Bag ≤ 15 menit, Last Bag ≤ 30 menit), serta persiapan penerapan konsep green airport melalui pemanfaatan energi terbarukan seperti PLTS.

Baca Juga:  FISIP Unud Gelar Badan Kekeluargaan ke-13

Selain itu, penertiban agen transportasi ilegal di area kedatangan juga terus dilakukan agar kenyamanan wisatawan tetap terjaga. Pihak bandara turut mendukung penerapan Tourist Levy Bali dengan memasang banner, menyiarkan pengumuman dalam beberapa bahasa, dan menyiapkan fasilitas informasi tambahan.

Menutup rapat, Gubernur Koster mengapresiasi kemajuan yang telah berjalan. Ia menekankan bahwa upaya ini adalah bagian dari komitmen bersama dalam mewujudkan pariwisata Bali yang lebih berkualitas.

Baca Juga:  Dari Bedah Rumah hingga Bedah Warung, Kolaborasi Pemkab dan Bumdesma Ringankan Beban Rakyat

“Bandara ini wajah Bali, wajah Indonesia. Karena itu pelayanannya harus semakin baik, fasilitas ditingkatkan, dan wisatawan yang datang juga harus wisatawan berkualitas. Semua pihak harus punya tujuan yang sama untuk Bali,” tegas Koster.

Usai rapat, rombongan gubernur melakukan peninjauan langsung ke beberapa fasilitas terminal kedatangan Bandara Ngurah Rai.(yud/ub)