spot_img
spot_img
BerandaBaliKADIN Diminta Kawal Pembangunan Bali, Gubernur Koster Tekankan Dukungan Pusat untuk Infrastruktur

KADIN Diminta Kawal Pembangunan Bali, Gubernur Koster Tekankan Dukungan Pusat untuk Infrastruktur

UPDATEBALI.com, DENPASAR — Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur di Bali yang dinilai belum seimbang dengan laju pertumbuhan jumlah kendaraan dan tingginya aktivitas pariwisata di daerah tersebut.

Hal itu disampaikan saat menghadiri Pengukuhan dan Pelantikan Kepengurusan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Bali di Art Centre Denpasar, Sabtu, 25 April 2026.

Koster menyebut, ketidakseimbangan antara pertumbuhan kendaraan dan infrastruktur menjadi salah satu pemicu kemacetan di sejumlah wilayah Bali. Kondisi ini, menurutnya, tidak bisa hanya dibebankan kepada kemampuan fiskal daerah.

“Fiskal Bali tidak mampu untuk menyelesaikan masalah ini. Seharusnya hal ini bisa ditutup dari pusat mengingat kontribusi Bali terhadap devisa pariwisata nasional sangat besar,” ujarnya.

Baca Juga:  Pj Bupati Buleleng Targetkan Penataan Lapangan Bhuana Patra Rampung Desember 2024

Ia menekankan perlunya perhatian khusus dari Pemerintah Pusat terhadap pengembangan infrastruktur di Bali, mengingat peran strategis Bali sebagai destinasi utama pariwisata Indonesia di mata dunia.

Koster juga memaparkan besarnya kontribusi sektor pariwisata Bali terhadap perekonomian nasional. Dengan 7,05 juta kunjungan wisatawan mancanegara dan rata-rata pengeluaran sekitar 1.522 dolar AS per kunjungan, perputaran uang di Bali disebut mencapai sekitar Rp176 triliun atau sekitar 55 persen devisa pariwisata Indonesia.

“Ini menunjukkan betapa besar kontribusi Bali terhadap ekonomi nasional,” jelasnya.

Namun di sisi lain, perkembangan pariwisata juga membawa tantangan, mulai dari kemacetan hingga persoalan sampah. Ia menyoroti masih adanya ketimpangan pembangunan antarwilayah akibat keterbatasan konektivitas infrastruktur.

Baca Juga:  Gubernur Koster Pimpin Gelar Agung Pecalang, Tegaskan Bali Tanah Suci yang Harus Dijaga

“Seluruh wilayah Bali adalah objek pariwisata, tetapi konektivitasnya masih kurang bagus. Ke Jembrana, Buleleng, dan Karangasem masih sulit dan memakan waktu lama,” tambahnya.

Koster mengungkapkan bahwa Pemprov Bali telah melakukan berbagai langkah, termasuk audiensi dengan Komisi V DPR RI untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur darat di Bali.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak KADIN Bali dan KADIN Indonesia untuk turut berperan aktif dalam memperkuat advokasi kebutuhan infrastruktur kepada pemerintah pusat.

Sementara itu, Ketua Umum KADIN Indonesia Anindya Bakrie menyampaikan komitmen untuk bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Bali dalam menyusun strategic paper guna memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga:  Gubernur Koster: Mulai 2026, AMDK Plastik Ukuran Mini Dilarang Beredar di Bali

“Kami akan menghitung kebutuhan infrastruktur secara detail, termasuk lokasi prioritas, sehingga dapat disampaikan ke pemerintah pusat dengan data yang kuat dan terukur,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa investasi infrastruktur di Bali memiliki return on investment yang baik serta dampak ekonomi yang signifikan bagi daerah maupun nasional.

Diketahui, KADIN Bali mengukuhkan dan melantik dewan kehormatan, dewan penasihat, dewan pertimbangan, serta dewan pengurus masa bakti 2025–2030. Dalam kepengurusan tersebut, I Made Ariandi kembali dipercaya sebagai Ketua Umum KADIN Bali.(yud/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments