Fasilitas Pendidikan Jadi Prioritas, Bupati Kembang Tinjau Langsung Renovasi SD di Jembrana

0
36
Bupati Kembang Hartawan meninjau langsung rehabilitasi sejumlah SD di Jembrana dan meminta perbaikan dilakukan berkualitas, sekaligus mendorong pemerataan tenaga guru di sekolah.
Bupati Kembang Hartawan meninjau langsung rehabilitasi sejumlah SD di Jembrana dan meminta perbaikan dilakukan berkualitas, sekaligus mendorong pemerataan tenaga guru di sekolah. Sumber foto : Humas Jembrana/updatebali

UPDATEBALI.com, JEMBRANA – Perbaikan sejumlah fasilitas sekolah di Kabupaten Jembrana mendapat perhatian khusus dari Bupati I Made Kembang Hartawan.

Tidak hanya menerima laporan, Bupati Kembang turun langsung meninjau proses perbaikan di SD N 2 Banjar Tengah dan SD N 2 Loloan Barat pada Selasa, 15 September 2025.

Didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora), Kepala Sekolah, serta Komite Sekolah setempat, Bupati meninjau satu per satu ruang kelas yang tengah direhabilitasi.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Kembang menegaskan agar pengerjaan fisik dilakukan dengan sebaik mungkin untuk menjamin keamanan dan kenyamanan siswa dalam jangka panjang.

Baca Juga:  Bupati Tamba Apresiasi Krama Desa Adat Yeh Buah Gelar Karya Ngenteg Linggih

“Untuk atap yang menggunakan baja, harus baja yang bagus, supaya bisa bertahan hingga 30-40 tahun,” ucapnya.

Selain memantau kondisi fisik bangunan, Bupati Kembang juga menyoroti ketimpangan distribusi tenaga pendidik di sekolah-sekolah, di tengah kondisi Kabupaten Jembrana yang masih kekurangan ratusan guru.

“Kita saat ini kekurangan 258 guru. Jika dibagi rata, setiap sekolah mungkin hanya kekurangan satu orang guru. Namun praktiknya, ada sekolah yang kekurangan dua sampai tiga guru, sementara sekolah lain jumlah gurunya lengkap,” ujar Bupati Kembang.

Ia menekankan pentingnya pemerataan yang adil agar beban mengajar tidak menumpuk di sekolah tertentu. “Mestinya adil. Di sekolah yang kekurangannya cukup banyak guru, kepala sekolah juga harus turun tangan ikut mengajar,” tambahnya.

Baca Juga:  Astra Motor Bali Ajak Siswa SMAN 1 Gianyar Seru-Seruan Belajar Safety Riding

Sebelum meninjau SD N 2 Banjar Tengah dan SD N 2 Loloan Barat, Bupati Kembang juga telah meninjau langsung progres perbaikan di SD N 1 Dangintukadaya dan SD N 2 Yehembang pada pekan lalu.

Sementara itu, Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Jembrana, I Gusti Putu Anom Saputra, menjelaskan bahwa program rehabilitasi sekolah tahun ini berjalan melalui mekanisme swakelola dari program e-revitalisasi pemerintah pusat.

“Tahun ini, satuan pendidikan yang sudah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) mencakup 9 SD, 3 SMP, dan 22 PAUD. Sistemnya berbasis swakelola, di mana pendanaan ditransfer langsung dan dikelola oleh pihak sekolah,” jelas Anom.

Baca Juga:  Bupati Tamba Resmikan Layanan Klinik Rehabilitasi Medik dan Ruang PICU RSU Negara

Anom menambahkan, saat ini masih terdapat enam SMP susulan yang berada dalam tahap sosialisasi dan menunggu penerbitan PKS resmi dari pusat.

“Untuk enam SMP susulan ini kami masih menunggu kepastian PKS dari pusat. Mengingat batas waktu pengerjaan fisik ditargetkan selesai pada Desember mendatang, kami berharap PKS bagi sekolah yang sudah sosialisasi bisa segera terbit,” pungkasnya.(yud/updatebali)