K3S Badung Salurkan Sembako ke Warga Rentan, Stunting dan Disabilitas Jadi Perhatian

0
30
K3S Badung Salurkan Sembako ke Warga Rentan, Stunting dan Disabilitas Jadi Perhatian
K3S Badung Salurkan Sembako ke Warga Rentan, Stunting dan Disabilitas Jadi Perhatian. Sumber foto: Humas Badung/Updatebali

UPDATEBALI.com, MANGUPURA – Pemkab Badung melalui Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) bersama Dinas Sosial Kabupaten Badung menyalurkan bantuan berupa paket sembako kepada masyarakat di tiga wilayah Kecamatan Mengwi, yakni Desa Munggu, Desa Tumbak Bayuh, dan Desa Buduk, Selasa 15 September 2026.

Kegiatan sosial ini dipimpin langsung oleh Ketua K3S sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, dengan dua fokus utama: mempercepat capaian penurunan angka stunting serta memperluas kepedulian dan perlindungan bagi warga penyandang disabilitas.

Baca Juga:  Pemkab Badung Evaluasi Penguatan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah untuk Tahun 2023

Penyaluran bantuan berlangsung hangat dan tertib, didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Badung, serta para Perbekel beserta perangkat desa di setiap lokasi kunjungan.

Secara keseluruhan, terdapat 8 penerima manfaat yang disasar yakni Desa Munggu sebanyak 4 orang (kelompok berisiko stunting dan penyandang disabilitas, termasuk disabilitas mental), Desa Tumbak Bayuh sebanyak 3 orang (terdiri dari 2 ibu menyusui dan 1 balita), serta Desa Buduk sebagai lokasi penutup dengan 1 sasaran balita.

Ditemui usai kegiatan, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menegaskan bahwa langkah ini merupakan wujud nyata konsistensi Pemkab Badung menjaga prestasi gemilang di bidang penanganan gizi masyarakat.

Baca Juga:  Ribuan Tenaga Kesehatan di Jembrana Mendapat Vaksin Bosster ke Dua

“Kabupaten Badung telah membuktikan kinerja luar biasa hingga membawa Bupati Badung meraih penghargaan tingkat nasional sebagai daerah dengan capaian terbaik penurunan stunting. Bantuan sosial yang tepat sasaran ini menjadi fondasi agar prestasi tersebut terus terjaga dan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat terutama yang rentan benar-benar terjamin,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa sinergi yang terjalin kuat antara K3S, TP. PKK, TP. Posyandu, Dinas Sosial, dan pemerintah desa membuktikan perhatian daerah yang menyeluruh. Jangkauan pelayanan tidak hanya menyasar anak dan ibu guna cegah stunting, tetapi juga memastikan penyandang disabilitas tidak tertinggal dan tetap mendapatkan perlindungan dasar yang layak.

Baca Juga:  Jelang Porprov, KONI Buleleng Gelar Tes Fisik Tahap II

Kegiatan ini diharapkan menjadi pendorong semangat bagi warga penerima serta memperkuat dukungan masyarakat luas terhadap program prioritas daerah di bidang kesehatan dan kesejahteraan sosial.(den/updatebali)