
UPDATEBALI.com, BULELENG – Atap bangunan SDN 3 Kalibukbuk, yang berlokasi di Desa Kalibukbuk, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, ambruk akibat diterpa angin kencang, pada Minggu 13 September 2026 sekitar pukul 17.00 Wita.
Atap yang ambruk memiliki luas sekitar 6,5 x 25 meter. Bangunan tersebut berada di bagian tengah kompleks sekolah dan digunakan untuk kegiatan belajar mengajar tiga kelas, yakni kelas IV, V, dan VI, serta satu ruang tata usaha.
Akibat kejadian tersebut, bangunan mengalami kerusakan cukup parah. Berdasarkan hasil penanganan awal, kerugian material diperkirakan mencapai Rp60 juta.
Menindaklanjuti kejadian itu, Tim Analis Kebencanaan bersama Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) dan staf Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Buleleng turun ke lokasi pada Senin 14 September 2026. Tim melakukan asesmen untuk mengetahui kondisi bangunan serta kebutuhan penanganan lebih lanjut.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Buleleng, I Gede Suyasa, membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, langkah pengamanan telah dilakukan untuk mencegah warga maupun pihak sekolah memasuki area yang terdampak.
“Assessmen telah selesai dilakukan di lapangan bersama pihak sekolah dan tokoh setempat. Meski reruntuhan material atap belum dibersihkan seluruhnya, langkah pengamanan awal telah dilakukan dengan memasang tali pembatas di sekeliling area demi keselamatan,” Kata Suyasa, Selasa 15 September 2026.
Dalam asesmen tersebut, pihak BPBD turut berkoordinasi dengan Kepala Sekolah SDN 3 Kalibukbuk dan Kepala Dusun Banjar Dinas Celuk Buluh.
Pihak sekolah juga telah melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng. Laporan itu diharapkan dapat mempercepat penanganan dan rehabilitasi bangunan sekolah yang mengalami kerusakan.(dna/updatebali)


