Denpasar Gelar Rare Angon Festival Internasional, Angkat Budaya Bali ke Pentas Dunia

0
317
Ketua Panitia Rare Angon Festival, Gede Eka Surya Wirawan, melakukan audiensi dengan Walikota Denpasar untuk melaporkan kesiapan festival bertaraf internasional yang mengangkat seni, budaya, dan tradisi layang-layang Bali.
Ketua Panitia Rare Angon Festival, Gede Eka Surya Wirawan, melakukan audiensi dengan Walikota Denpasar untuk melaporkan kesiapan festival bertaraf internasional yang mengangkat seni, budaya, dan tradisi layang-layang Bali. Sumber foto : Humas Denpasar

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Pemerintah Kota Denpasar bersama Komunitas Rare Angon kembali akan menggelar Rare Angon Festival bertaraf internasional pada 31 Juli hingga 3 Agustus 2025 mendatang, berlokasi di Pantai Mertasari, Sanur.

Festival tahunan ini siap menyambut peserta dari berbagai belahan dunia, memadukan unsur seni, budaya, aerodinamika, dan filosofi tradisional Bali.

Ketua Panitia Rare Angon Festival, Gede Eka Surya Wirawan, menyampaikan kesiapan pelaksanaan festival tersebut secara langsung kepada Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam audiensi yang berlangsung di Kantor Walikota Denpasar, Kamis, 12 Juni 2025.

Baca Juga:  Bupati Buleleng Minta Seluruh Elemen Masyarakat Pedomani Inmendagri 66/2021

Surya Wirawan mengungkapkan, panitia telah mengundang perwakilan dari 30 negara, dan hingga saat ini 20 negara telah mengonfirmasi kehadiran. Tiap negara akan mengirim dua peserta, dengan pengecualian dari Republik Rakyat Tiongkok yang akan mengirimkan tujuh peserta.

“Kami sudah mempersiapkan segala kebutuhan untuk menyambut kedatangan delegasi internasional. Rare Angon Festival bukan sekadar festival layang-layang, tetapi sebuah ajang internasional yang menggabungkan seni, budaya, filosofi, sejarah, dan inovasi kreatif,” ujar Surya.

Ia menambahkan bahwa momentum musim angin tahunan di Denpasar menjadikan festival ini selaras dengan alam. Festival ini juga menjadi ruang selebrasi masyarakat dalam menjaga warisan budaya, sekaligus memperkuat citra Bali sebagai pusat wisata budaya dunia dan menempatkannya dalam kalender internasional festival layang-layang.

Baca Juga:  Dorong Pelestarian Seni Budaya Anak Muda, Walikota Denpasar Buka Festival Beraban 2024

Rangkaian kegiatan dalam Rare Angon Festival 2025 antara lain:

  • Pertunjukan Wayang Udara

  • Lomba Layang-Layang Tradisional dengan 1.500 layang-layang

  • Lomba Baleganjur, Lomba Kober, Lomba Pindekan, dan Lomba Sunari

  • Lomba Content Creator

  • Penayangan 10 video UMKM kuliner dan 4 UMKM layangan

  • Penampilan musik dari Scared of BUMS, Joni Agung, dan Mr. Botax

Sementara itu, Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menyambut baik pelaksanaan festival ini dan menegaskan dukungan penuh dari Pemkot Denpasar.

Baca Juga:  Walikota Denpasar Terima Kunjungan Komandan Kapal Perang Prancis FNS Vendemiaire

“Rare Angon Festival membawa nama baik Kota Denpasar dan Bali secara umum ke kancah internasional. Pemerintah Kota Denpasar siap memberikan dukungan dan fasilitasi demi kelancaran acara ini,” tegasnya.

Rare Angon Festival 2025 diharapkan menjadi simbol pelestarian nilai-nilai luhur budaya Bali, serta menjadi wahana edukatif dan hiburan yang inklusif bagi masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara.(per/ub)