Darmasaba Village Festival III Ditutup, Bupati Adi Arnawa Ajak Warga Perkuat Persatuan dan UMKM

0
141
Darmasaba Village Festival (Davest) III Tahun 2026 resmi berakhir setelah Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menutup seluruh rangkaian kegiatan di Lapangan Umum Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Minggu 16 Agustus 2026.
Darmasaba Village Festival (Davest) III Tahun 2026 resmi berakhir setelah Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menutup seluruh rangkaian kegiatan di Lapangan Umum Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Minggu 16 Agustus 2026. Sumber foto: Humas Badung/Updatebali

UPDATEBALI.com, MANGUPURA – Darmasaba Village Festival (Davest) III Tahun 2026 resmi berakhir setelah Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menutup seluruh rangkaian kegiatan di Lapangan Umum Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Minggu 16 Agustus 2026.

Penutupan festival turut dihadiri Rasniathi Adi Arnawa. Dalam kesempatan tersebut, Bupati bersama istri menyempatkan diri berkeliling mengunjungi stan UMKM yang tersedia di lokasi kegiatan. Interaksi dengan para pelaku usaha dan masyarakat menjadi bagian dari apresiasi pemerintah daerah terhadap keterlibatan warga dalam festival.

Adi Arnawa menyampaikan apresiasi terhadap Pemerintah Desa Darmasaba yang secara konsisten mempertahankan pelaksanaan festival sebagai ruang berkumpul sekaligus wadah kreativitas masyarakat. Kegiatan tersebut dinilai mampu memberikan hiburan bagi warga sekaligus membuka kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan dan mengembangkan produk mereka.

“Saya berbahagia sekali selaku Bupati Badung bersama istri bisa hadir di Darmasaba. Selama Festival Darmasaba ini, saya tidak pernah absen, termasuk malam ini. Saya sangat sayang dan dekat dengan warga masyarakat Darmasaba,” ujarnya.

Baca Juga:  Putri Koster Terima Kunjungan Istri Wamen Transmigrasi, Dorong Penguatan PKB dan UMKM Bali

Momentum penutupan Davest III juga dikaitkan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Bupati mengajak masyarakat menjadikan kegiatan tersebut sebagai ruang memperkuat kebersamaan dan persatuan, sekaligus mengisi kemerdekaan melalui aktivitas yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan kebersihan selama berbagai kegiatan masyarakat berlangsung.

“Saya atas nama pemerintah menyampaikan terima kasih dan apresiasi. Tentu saya berharap Darmasaba Festival ini tetap berlanjut dan terus dikembangkan. Kepada seluruh masyarakat yang menyaksikan festival ini, saya juga meminta agar tetap menjaga ketertiban dan kebersihan,” tegasnya.

Perbekel Desa Darmasaba Ida Bagus Prabhawa Manuaba menjelaskan, Darmasaba Village Festival merupakan agenda yang digelar dua tahun sekali. Davest III menjadi momentum bagi masyarakat untuk memperkuat hubungan sosial sekaligus menampilkan berbagai potensi yang dimiliki desa.

Menurutnya, dukungan Bupati Badung terhadap festival tersebut telah terlihat sejak penyelenggaraan pertama pada 2022.

Baca Juga:  Camat Suyasa Siapkan Gerbang Pura Wujudkan One Village One Product dan One Village One Destination

“Dari Davest pertama tahun 2022 sampai tahun 2026, Bapak Bupati selalu hadir memberikan dukungan. Bahkan pada Davest I ketika hujan deras dan kondisi lapangan becek, Bapak tetap hadir. Pada hari terakhir Davest 2026 ini pun Bapak kembali hadir. Ini menjadi kebanggaan bagi kami masyarakat Desa Darmasaba,” ungkapnya.

Selama penyelenggaraan Davest III, masyarakat dari berbagai kelompok usia turut terlibat. Sebanyak 14 jenis perlombaan digelar, dengan peserta mulai dari anak-anak tingkat TK hingga kelompok lanjut usia.

Penyelenggaraan festival juga melibatkan sejumlah perangkat dan unsur pendukung. Pemerintah Desa Darmasaba bersinergi dengan Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Disdukcapil, Dinas Perhubungan, Badung Peduli, kepolisian, serta Pecalang dari dua desa adat.

Davest III mengangkat tema “Mula Wreddhi, Nawa Lestari: Mengakar pada Tradisi, Melaju dengan Inovasi Berkelanjutan”. Tema tersebut menjadi pijakan untuk mengembangkan berbagai potensi budaya desa dengan pendekatan yang lebih kreatif.

Baca Juga:  Pemkab Badung Terima Penghargaan WBBM, Dorong Pelayanan Publik Lebih Profesional

Pelibatan generasi muda, khususnya Karang Taruna Desa Darmasaba, menjadi salah satu bagian penting dalam upaya menjaga keberlanjutan tradisi sekaligus memperkuat identitas budaya desa.

“Darmasaba Village Festival kami harapkan menjadi wadah bersama untuk mempererat rasa persaudaraan. Sesuai dengan tema yang kami usung, kami ingin terus menggali dan mengembangkan warisan serta potensi yang dimiliki Desa Darmasaba melalui inovasi yang berkelanjutan,” jelasnya.

Pelaksanaan festival juga diarahkan sejalan dengan visi Desa Darmasaba sebagai desa yang religius, berbudaya dan aman. Selain menjadi ruang pelestarian tradisi, keberadaan Davest diharapkan memberikan dampak berkelanjutan bagi pemberdayaan masyarakat, termasuk pelaku UMKM.

Dengan berakhirnya Davest III, Pemerintah Desa Darmasaba berharap semangat kebersamaan yang terbangun selama festival dapat terus berlanjut dalam berbagai kegiatan masyarakat.

Turut hadir dalam penutupan tersebut anggota DPRD Badung Ni Luh Putu Sekarini, Plt. Camat Abiansemal Wayan Bagiarta Gunawan, Bendesa Adat Darmasaba serta Kelihan Adat dan Dinas Darmasaba.(den/updatebali)