Bupati Giri Prasta Hadiri Upacara Ritual Segara Kerthi dalam Rangkaian WWF ke-10

0
213
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat menghadiri upacara ritual Segara Kerthi dalam acara Bali Nice World Water Forum 2024 di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali, Serangan, Denpasar Selatan, Sabtu (18/5).
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat menghadiri upacara ritual Segara Kerthi dalam acara Bali Nice World Water Forum 2024 di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali, Serangan, Denpasar Selatan, Sabtu (18/5). Sumber foto: Humas Badung

UPDATEBALI.com, BADUNG – Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, menghadiri upacara ritual Segara Kerthi dalam rangka perhelatan Bali Nice World Water Forum (WWF) 2024, yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Bali. Upacara ini merupakan bagian dari rangkaian acara WWF Ke-10 dan berlangsung di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali, Serangan, Denpasar Selatan, pada Sabtu 18 Mei 2024.

Dalam sambutannya, Bupati Giri Prasta menyampaikan bahwa tema acara, “Merawat Air Melindungi Sarwa Prani,” mencerminkan pentingnya menjaga air dan segala isinya. Air dan laut adalah habitat utama bagi berbagai satwa yang menjadi sumber kehidupan manusia. Acara ini juga menjadi momen untuk mendoakan kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan WWF tahun ini.

Baca Juga:  Desa Sumerta Kelod Menggelar Festival Banjar Budaya Tahun 2023 di Monumen Perjuangan Rakyat Bali

Pj. Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya, menyatakan kebanggaannya karena Bali dipilih sebagai tuan rumah WWF tahun ini.

Ia berharap taksu pulau Bali dapat memberikan semangat positif bagi kesuksesan WWF Ke-10 dan meninggalkan kenangan indah bagi para peserta delegasi.

Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menekankan pentingnya upacara Segara Kerthi sebagai pembelajaran bagi peserta delegasi tentang budaya Bali dalam menjaga lingkungan.

Baca Juga:  Dukung Karya Suci, Pemkab Badung Salurkan Hibah Rp 450 Juta untuk Pura Dalem Cedok Waru

“Melalui upacara ini, pemerintah Indonesia ingin menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga lingkungan dan menghormati alam semesta beserta isinya,” ujarnya.

Presiden World Water Council, Loic Fauchon, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kesempatan mengenal budaya Bali melalui upacara Segara Kerthi.

Ia menekankan pentingnya menjaga ketersediaan air untuk generasi masa depan dan menegaskan komitmen WWF dalam menjaga kelangsungan hidup melalui kebijakan yang bijak.

Baca Juga:  Dekranasda Bali Dorong Kreativitas Pengrajin Melalui Lomba Desain Tas Berbahan Baku Anyaman

Acara ini juga dihadiri oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, serta bupati dan walikota se-Bali. Sebagai bagian dari upacara, dilakukan pergelaran tari sakral dan persembahyangan bersama, serta pelepasan satwa ke alam bebas, termasuk tukik, burung, dan penyu.

“Semoga acara ini menjadi tonggak penting dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air dan memberikan inspirasi bagi upaya pelestarian lingkungan di seluruh dunia,” ucapnya. (den/ub)