Bupati Sanjaya Hadiri Karya Ngenteg Linggih, Wujudkan Sinergi Pemerintah dan Krama

0
59
Bupati Komang Sanjaya dan Wakil Bupati I Made Dirga turut menghadiri upacara Ngenteg Linggih di Banjar Adat Beniti sebagai wujud perhatian dan dukungan pemerintah terhadap nilai spiritual dan kekuatan tradisi masyarakat.
Bupati Komang Sanjaya dan Wakil Bupati I Made Dirga turut menghadiri upacara Ngenteg Linggih di Banjar Adat Beniti sebagai wujud perhatian dan dukungan pemerintah terhadap nilai spiritual dan kekuatan tradisi masyarakat. Sumber foto : Humas Tabanan

UPDATEBALI.com, TABANAN – Krama Dadia atau Pedarman Pura Kawitan I Gusti Ketut Kamasan Banjar Adat Beniti, Desa Belimbing, Kecamatan Pupuan, menggelar rangkaian Upacara Dewa Yadnya (Ngenteg Linggih) dengan penuh khidmat, Selasa, 16 September 2025.

Karya suci ini turut dihadiri Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., didampingi Wakil Bupati I Made Dirga, Sekda, dan jajaran perangkat daerah Pemkab Tabanan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap masyarakat.

Ritual yang digelar sebagai wujud sradha bhakti umat kepada Ida Bhatara Kawitan ini juga disaksikan para sulinggih, puluhan pemangku, wakil rakyat dari berbagai dapil di Tabanan, unsur Forkopimcam, perbekel, bendesa adat, serta tokoh masyarakat.

Baca Juga:  Tingkatkan Mitigasi Bencana, Jembrana Terima 150 Rambu Evakuasi dari BNPB

Sebanyak 121 KK krama dadia turut bergotong-royong menyukseskan yadnya yang dipuput oleh Ida Pedanda Gede Keniten dan Ida Pedanda Putra Keniten dari Griya Desa Timpag, Kecamatan Kerambitan.

Ketua Panitia Karya, I Gusti Nengah Arnita, menyampaikan bahwa puncak acara akan berlangsung pada 18 September 2025 mendatang.

Ia menegaskan, karya ini bukan hanya sarana spiritual, tetapi juga momentum memperkuat kebersamaan dan solidaritas warga Banjar Adat Beniti.

Baca Juga:  SMK Rekayasa Denpasar Serahkan Bantuan Alat Kebersihan untuk Karya Ngenteg Linggih Desa Adat Peguyangan

Bupati Sanjaya dalam arahannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada krama yang telah melaksanakan karya ini dengan penuh semangat.

“Kami sangat mengapresiasi krama karena telah mampu melaksanakan swadharma agama yang sejalan dengan visi Sat Kerthi Loka Bali, yakni menjaga keharmonisan dan kesucian jagat Bali, baik dari sisi krama, alam, maupun budayanya. Karya ini mencerminkan hal tersebut, baik secara sekala maupun niskala,” ujar Sanjaya.

Ia menambahkan, Karya Ngenteg Linggih ini bukan hanya bentuk bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, tetapi juga sebagai sarana mempererat persaudaraan dan gotong-royong antarwarga.

Baca Juga:  Lantik Pimpinan Tinggi Pratama, Bupati Tabanan Harap Sektor IKM Tabanan Segera Bangkit

“Kehadiran pemerintah hari ini merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, budaya, dan tradisi leluhur. Inilah kekuatan dan jati diri masyarakat dalam membangun Tabanan yang aman, unggul, dan madani,” tegasnya.

Mewakili krama, I Gusti Nengah Arnita menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Tabanan, jajaran pemuput karya, serta seluruh masyarakat yang sudah mendukung terselenggaranya upacara.

“Semoga dengan upacara Ngenteg Linggih ini kita semua selalu diberikan keselamatan, kerahayuan, dan kesejahteraan bersama,” ungkapnya.(den/ub)