Bupati Badung Raih Apresiasi BRIN, Tekankan SDM dan Pariwisata sebagai Kunci Daya Saing

0
222
Bupati Adi Arnawa saat menjadi pembicara di acara Rilis IDSD tahun 2025 di Auditorium Sumitro Djojohadikusumo di Lantai 3 Gedung B.J. Habibie, BRIN, Jalan MH Thamrin No. 8, Jakarta Pusat, Selasa, (24/2).
Bupati Adi Arnawa saat menjadi pembicara di acara Rilis IDSD tahun 2025 di Auditorium Sumitro Djojohadikusumo di Lantai 3 Gedung B.J. Habibie, BRIN, Jalan MH Thamrin No. 8, Jakarta Pusat, Selasa, (24/2). Sumber foto : Humas Badung

UPDATEBALI.com, JAKARTABupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri acara Rilis Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Selasa, 24 Februari 2026, bertempat di Auditorium Sumitro Djojohadikusumo, Gedung B.J. Habibie, Jalan MH Thamrin No. 8, Jakarta Pusat.

Acara ini mengangkat tema “Pengembangan Sumber Daya Manusia sebagai Penggerak Produktivitas dan Daya Saing Daerah”.

Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, Kepala Badan Pusat Statistik (Amalia Adininggar Widyasanti), Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, dan Kepala BRIN RI Arif Satria.

Baca Juga:  Bupati Sembahyang Pujawali di Pura Pucak Sari Sangeh

Dalam sambutannya, Kepala BRIN RI, Arif Satria, menegaskan bahwa pengukuran IDSD tidak sekadar menjadi indikator prestasi, tetapi sebagai alat untuk memahami prioritas pembangunan daerah.

“Pengukuran-pengukuran yang telah berhasil, itulah titik prioritas kebijakan dan prioritas pembangunan kita arahkan,” ujarnya.

Sebagai pembicara perwakilan dari kabupaten, Bupati Adi Arnawa membawakan materi bertajuk “Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai Penggerak Produktivitas dan Daya Saing Daerah”. Pemkab Badung meraih skor IDSD 4,21 dan mendapatkan sertifikat apresiasi dari BRIN RI atas capaian tersebut.

Baca Juga:  Satpol PP Denpasar Tindak Reklame Ilegal, Puluhan Spanduk dan Baliho Dicopot

Bupati Adi Arnawa menekankan peran industri pariwisata sebagai tulang punggung perekonomian Kabupaten Badung.

Untuk menjaga daya saing di tengah persaingan global, diperlukan SDM unggul, infrastruktur memadai, dan lingkungan hidup berkualitas. Fokus penguatan SDM diarahkan pada sektor kesehatan dan pendidikan, sebagai fondasi produktivitas daerah.

“Dengan visi Mewujudkan Pariwisata Badung yang Berkualitas Berlandaskan Nilai Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Pemkab Badung telah merancang program-program strategis melalui Sapta Kriya Adi Cipta. Seluruh program diarahkan untuk menjaga keberlanjutan pariwisata sebagai mesin pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata,” jelasnya.

Baca Juga:  BMKG: Waspada Potensi Hujan Lebat sampai Angin Kencang di Sejumlah Daerah

Acara Rilis IDSD 2025 ini diharapkan menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk mengevaluasi dan memperkuat strategi pembangunan berbasis daya saing, sekaligus memperkuat kualitas SDM sebagai penggerak produktivitas dan inovasi daerah.(den/ub)