Wabup Badung Pimpin Rapat Forkopimda Badung, Pastikan Keamanan Nyepi dan Idul Fitri 2026

0
175
Wabup Bagus Alit Sucipta saat memimpin Rakor Forkopimda Badung di ruang pertemuan Nayaka Gosana I, Selasa (24/2).
Wabup Bagus Alit Sucipta saat memimpin Rakor Forkopimda Badung di ruang pertemuan Nayaka Gosana I, Selasa (24/2). Sumber foto : Humas Badung

UPDATEBALI.com, BADUNG – Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, memimpin rapat koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Badung dalam rangka menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang perayaan Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri 2026 yang waktunya berdekatan.

Rapat digelar di Ruang Pertemuan Nayaka Gosana I, Selasa, 24 Februari 2026.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri unsur Forkopimda Badung, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Kementerian Agama, Majelis Desa Adat, Majelis-Majelis Agama Kabupaten Badung, serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) sebagai leading sector.

Baca Juga:  Lebih Ringan dari Tuntutan JPU, Oknum Dukun Cabul di Jembrana Divonis 3 Tahun Penjara

Pada kesempatan itu juga dilaksanakan penandatanganan seruan bersama guna menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian perayaan kedua hari besar keagamaan tersebut.

Dalam arahannya, Bagus Alit Sucipta menegaskan pentingnya koordinasi dan komunikasi lintas sektor untuk memastikan keamanan, kenyamanan, ketertiban, serta kelancaran pelaksanaan Nyepi dan Idul Fitri.

Ia meminta seluruh unsur, baik pemerintah, aparat keamanan, maupun FKUB, meningkatkan sinergi dan mengantisipasi potensi konflik sejak dini.

“Kami harapkan pihak keamanan membuat skema pengamanan, karena tahapan perayaan Nyepi akan dimulai dari melasti, pengerupukan, nyepi dan ngembak geni. Sementara perayaan Idul Fitri akan ada shalat tarawih, malam takbiran, sholat Idul Fitri termasuk arus mudik dan balik agar berjalan dengan baik dan lancar,” ujarnya.

Baca Juga:  Bupati Mahayastra Sambut Kunjungan DPRD DKI Jakarta, Bahas Inovasi dan Pembangunan Gianyar

Lebih lanjut, ia menekankan agar seruan bersama yang telah disepakati dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta disosialisasikan secara luas kepada seluruh umat beragama. Peran Majelis-Majelis Agama di Kabupaten Badung dinilai strategis dalam menyampaikan poin-poin penting hasil kesepakatan tersebut.

Menurutnya, Kabupaten Badung selama ini telah menjadi contoh toleransi antarumat beragama. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat diajak untuk terus menjaga harmoni, kerukunan, dan semangat toleransi di tengah keberagaman.

Baca Juga:  Nyepi dan Idul Fitri 2026 Berdekatan, Wabup Ipat Ajak Warga Jembrana Perkuat Toleransi Antarumat

“Badung telah menjadi contoh toleransi antar umat beragama, mari kita jaga dengan baik, harmoni, kerukunan dan toleransi,” harapnya.

Dengan penguatan koordinasi dan komitmen bersama, Pemerintah Kabupaten Badung optimistis pelaksanaan Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri 2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh suasana kebersamaan.(den/ub)