Bupati Badung Kucurkan Hibah Rp1,4 Miliar untuk Ngaben Massal di Desa Adat Jimbaran

0
151
Desa Adat Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, kembali menggelar karya keagamaan massal berupa Upacara Pitra Yadnya (Ngaben) Sawa Pranawa Madya, Metatah dan Nyekah Massal VII Tahun 2026, Selasa 1 September 2026.
Desa Adat Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, kembali menggelar karya keagamaan massal berupa Upacara Pitra Yadnya (Ngaben) Sawa Pranawa Madya, Metatah dan Nyekah Massal VII Tahun 2026, Selasa 1 September 2026. Sumber foto: Humas Badung/Updatebali

UPDATEBALI.com, MANGUPURA – Desa Adat Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, kembali menggelar karya keagamaan massal berupa Upacara Pitra Yadnya (Ngaben) Sawa Pranawa Madya, Metatah dan Nyekah Massal VII Tahun 2026, Selasa 1 September 2026.

Pelaksanaan karya yang digelar secara rutin setiap tiga tahun tersebut menjadi salah satu wujud nyata masyarakat dalam mempertahankan adat dan tradisi Bali sekaligus memperkuat rasa kebersamaan antarkrama. Dukungan Pemkab Badung turut diberikan untuk memastikan pelaksanaan kegiatan keagamaan dan pelestarian warisan budaya ini berjalan dengan baik.

Perhatian Pemkab Badung diwujudkan melalui penyerahan bantuan hibah senilai lebih dari Rp1,4 miliar oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa kepada Manggala Prawartaka. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis saat Bupati hadir dalam rangkaian kegiatan di Desa Adat Jimbaran. Dukungan ini diharapkan dapat membantu meringankan pembiayaan yang ditanggung krama sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam pelaksanaan yadnya, sebagaimana tertuang dalam Keputusan Jero Bendesa Adat Jimbaran Nomor 002 Tahun 2006 mengenai pembentukan Prawartaka Ngaben.

Baca Juga:  Arja Negak Pertuni Badung Curi Perhatian di PKB 2026, Bupati Adi Arnawa Beri Apresiasi

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menyampaikan apresiasi tinggi atas semangat kebersamaan krama Desa Adat Jimbaran.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Badung saya sangat mengapresiasi semangat krama yang telah bersatu dan bergotong royong dalam melaksanakan Karya Pitra Yadnya ini. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan Rahayu,” ujar Bupati Adi Arnawa.

Bupati juga berpesan agar masyarakat senantiasa memperkuat persatuan dan semangat menyama braya (persaudaraan). Menurutnya, pelaksanaan Pitra Yadnya tidak hanya memiliki nilai keagamaan yang sakral, melainkan juga instrumen vital dalam membentengi adat dan kebudayaan Bali.

Baca Juga:  Hadiri Karya Atma Wedana di Padonan, Bupati Adi Arnawa Tegaskan Pelestarian Adat Bali

“Melalui kegiatan seperti ini, selain sebagai bentuk bakti kepada leluhur, kita juga secara tidak langsung ikut menjaga dan melestarikan budaya warisan leluhur. Pemkab Badung akan selalu mendukung berbagai kegiatan positif yang dilaksanakan di masyarakat,” tegas Adi Arnawa.

Di samping itu, Bupati Adi Arnawa mengingatkan pentingnya sektor pariwisata bagi Kabupaten Badung, mengingat PAD Badung sebagian besar bersumber dari sektor ini. Pemkab Badung terus melakukan pembangunan ruas jalan baru di beberapa lokasi untuk mengatasi persoalan kemacetan serta melakukan penataan kawasan Pantai Kuta guna meningkatkan kenyamanan wisatawan.

Baca Juga:  BEM Universitas Udayana Gelar UKM Udayana Expo 2023, Kenalkan UKM Pada Mahasiswa Baru

Sementara itu, Manggala Prawartaka I Made Kariasa melaporkan bahwa rangkaian upacara telah berjalan bertahap mulai dari Atur Piuning hingga upakara ngaskara. Puncak upacara Nyekah dan Memukur dijadwalkan berlangsung pada 3 September 2026. Karya massal tahun ini tercatat diikuti oleh 113 sawa Ngaben Gede, 169 sawa Nyekah, 18 Ngelungah, 42 Ngelangkir, serta 55 peserta Metatah. Upacara sakral ini dipuput oleh Ida Pedanda Made Pemaron, Ida Pedanda Istri Simpangan Manuaba, serta Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Pancering Bhuana.

Turut hadir Wakil Ketua DPRD Bali I Wayan Disel Astawa, Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, anggota DPRD Badung Made Sudira, unsur Tripika Kuta Selatan, Lurah Jimbaran, dan Bendesa Adat Jimbaran.