spot_img
spot_img
BerandaBaliBadungBupati Badung Hadiri Final Turnamen Sepak Bola Usia Dini, Tegaskan Komitmen Pembinaan...

Bupati Badung Hadiri Final Turnamen Sepak Bola Usia Dini, Tegaskan Komitmen Pembinaan Olahraga

UPDATEBALI.com, BADUNGBupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri acara penutupan Turnamen Sepak Bola “Spirit Never Give Up” yang diselenggarakan oleh Sekolah Sepak Bola (SSB) PS. Ungasan di Lapangan Bantang Metiyem, Desa Ungasan, Sabtu, 14 Juni 2025.

Turnamen ini menjadi ajang bergengsi dalam membina bibit-bibit unggul di dunia olahraga, khususnya sepak bola usia dini.

Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap pengembangan olahraga di tingkat akar rumput, Bupati Adi Arnawa menyerahkan bantuan dana sebesar Rp 30 juta.

Selain itu, ia juga memberikan penghargaan kepada pemain dan kiper terbaik sebagai bentuk apresiasi atas prestasi dan semangat juang para peserta.

Baca Juga:  Bupati Badung Hadiri Karya Manusa Pitra Puja “Bhaktining Suputra” di Desa Adat Pecatu

Hadir mendampingi Bupati dalam kesempatan tersebut, anggota DPRD Badung I Wayan Sugita Putra yang juga menjabat sebagai Ketua Askab PSSI Badung, Camat Kuta Selatan I Ketut Gede Arta, serta para suporter dari masing-masing klub yang bertanding.

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen yang sarat nilai sportivitas dan pendidikan karakter ini.

Ia menegaskan bahwa meskipun saat ini fokus pembangunan masih pada penyediaan infrastruktur dasar seperti air bersih dan pengelolaan sampah, Pemkab Badung tetap berkomitmen membina olahraga sebagai investasi jangka panjang bagi generasi muda.

Baca Juga:  Meriahkan HUT ke-72 ST Taman Segara, Sekda Denpasar Buka Lomba Gender, Rindik dan Tari Bali

“Kegiatan ini adalah wujud semangat dan kecintaan masyarakat terhadap dunia olahraga. Pemerintah tidak tinggal diam, dan secara bertahap akan menjawab kebutuhan masyarakat, termasuk perbaikan fasilitas olahraga,” ujar Adi Arnawa.

Turnamen “Spirit Never Give Up” diikuti oleh 54 klub sepak bola dari berbagai daerah seperti Denpasar, Badung, dan Tabanan. Para peserta berasal dari kelompok usia 8 hingga 15 tahun.

Selain sebagai ajang kompetisi, turnamen ini menjadi wadah pembentukan karakter, semangat sportivitas, serta upaya menjaring talenta-talenta baru yang kelak dapat bersaing di tingkat nasional.

Baca Juga:  Bupati Adi Arnawa Hadiri Upacara Yadnya di Desa Adat Pangsan

Sementara itu, Perbekel Ungasan I Made Kari dalam laporannya menekankan pentingnya fungsi Lapangan Bantang Metiyem sebagai pusat kegiatan masyarakat. Namun, ia juga mengungkapkan keterbatasan fasilitas yang ada saat ini.

“Lapangan ini memiliki intensitas penggunaan yang tinggi, tapi fasilitasnya masih sangat terbatas. Kami berharap dukungan dari pemerintah kabupaten untuk renovasi dan peningkatan sarana olahraga desa,” ujarnya.

Ia juga berharap semangat “Never Give Up” yang diusung dalam turnamen ini terus menjadi ruh pembinaan generasi muda, khususnya dalam dunia sepak bola.(den/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments