Gandeng Kota Fujisawa, Pemkab Badung Siapkan MoU Kerja Sama Pariwisata dan Pengelolaan Sampah

0
383
Bupati Wayan Adi Arnawa menjalin komunikasi diplomatik melalui pertemuan virtual bersama Pemerintah Kota Fujisawa, Jepang di Ruang Rapat Bupati Badung, Kamis (12/6).
Bupati Wayan Adi Arnawa menjalin komunikasi diplomatik melalui pertemuan virtual bersama Pemerintah Kota Fujisawa, Jepang di Ruang Rapat Bupati Badung, Kamis (12/6). Sumber foto : Humas Badung

UPDATEBALI.com, BADUNG – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa terus mendorong penguatan hubungan luar negeri antar pemerintah daerah dengan menjalin komunikasi diplomatik bersama Pemerintah Kota Fujisawa, Jepang.

Pertemuan bilateral tersebut dilaksanakan secara virtual melalui platform Zoom, Kamis, 12 Juni 2025, bertempat di Ruang Rapat Bupati Badung.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Dinas Kebudayaan Badung I Gede Eka Sudarwitha dan Kepala Bagian Kerjasama Setda Badung Ida Ayu Yutri Indahgustari.

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut konkret dari penjajakan kerja sama yang telah dirintis sebelumnya, dengan fokus pembahasan pada pengembangan sektor pariwisata, pelestarian budaya, tata kelola lingkungan, serta pengelolaan infrastruktur dan transportasi berkelanjutan.

Baca Juga:  Kunci Nyantol, Sepeda Motor Dilarikan Maling

Bupati Adi Arnawa menyambut baik pertemuan tersebut. Ia mengungkapkan apresiasinya terhadap Pemerintah Kota Fujisawa yang terbuka terhadap kerja sama lintas negara.

Dalam paparannya, Bupati menekankan potensi Kabupaten Badung sebagai pusat pariwisata berbasis budaya di Bali, dengan kekayaan seni tradisional dan keindahan alam yang menjadi daya tarik utama.

Namun demikian, Bupati juga menyoroti tantangan yang dihadapi Kabupaten Badung saat ini, seperti kepadatan lalu lintas, keterbatasan infrastruktur, serta kompleksitas pengelolaan sampah yang meningkat seiring tingginya arus kunjungan wisatawan.

“Pentingnya studi banding dan transfer pengetahuan dari kota-kota maju seperti Fujisawa sangat kami harapkan untuk menghadapi tantangan-tantangan tersebut. Saya juga membuka peluang kerja sama di bidang ketenagakerjaan dan peningkatan kapasitas SDM dalam kerangka pembangunan berkelanjutan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Bupati Adi Arnawa Tegaskan Jabatan adalah Amanah, 156 Pejabat Baru Siap Perkuat Birokrasi Badung

Sebagai langkah awal, Pemerintah Kabupaten Badung telah mengirimkan surat pernyataan minat untuk menjalin Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Kota Fujisawa.

Sementara itu, Walikota Fujisawa dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas keterbukaan dan komitmen Kabupaten Badung dalam membangun jejaring kolaboratif internasional.

Ia menekankan pentingnya kerja sama berbasis nilai budaya dan potensi pariwisata, mengingat Fujisawa yang terletak sekitar 50 kilometer dari Tokyo merupakan salah satu destinasi wisata utama di Prefektur Kanagawa, dengan lebih dari 20 juta kunjungan setiap tahunnya.

Baca Juga:  Sembah Bhakti di Luhur Batukau, Bupati Sanjaya Ajak Jajaran Berperan Merawat Pertiwi

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Fujisawa juga memperkenalkan salah satu program unggulan, yaitu “Enoshima Bali Sunset”, sebuah perayaan budaya Indonesia yang telah digelar selama 18 tahun.

Kegiatan ini menampilkan seni pertunjukan, kuliner, dan tradisi Bali sebagai bentuk penghormatan terhadap hubungan budaya antara Jepang dan Indonesia.

Kedua pihak berharap, dokumen formal kerja sama dapat segera ditandatangani dalam waktu dekat sebagai landasan legal untuk mengimplementasikan program-program lintas sektor.

Penandatanganan MoU ini diharapkan mampu menghasilkan peta jalan kolaborasi yang sistematis, berjangka panjang, dan berdampak positif bagi masyarakat di kedua daerah.(den/ub)