UPDATEBALI.com, BULELENG – Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna menegaskan kesiapan daerahnya untuk mempersiapkan diri sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi Bali XVII 2027. Ia menargetkan Buleleng tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan, tetapi juga mampu meningkatkan prestasi atlet.
Pernyataan tersebut disampaikan Supriatna yang juga menjabat Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Buleleng saat membuka Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) KONI Buleleng, Sabtu 7 Maret 2026.
Menurutnya, kepercayaan menjadikan Buleleng sebagai tuan rumah Porprov Bali 2027 merupakan kebanggaan sekaligus tantangan besar bagi seluruh insan olahraga di daerah. Oleh karena itu, berbagai langkah persiapan harus dilakukan sejak sekarang, mulai dari pembinaan atlet, peningkatan kualitas pelatih dan wasit, hingga kesiapan sarana pendukung pertandingan.
Ia menekankan bahwa keberhasilan sebagai tuan rumah tidak hanya dilihat dari kelancaran penyelenggaraan, tetapi juga dari prestasi yang mampu diraih para atlet daerah.
“Sebagai tuan rumah, kita harus mampu menunjukkan prestasi terbaik, bukan hanya sukses sebagai penyelenggara,” ujarnya.
Pada ajang Pekan Olahraga Provinsi Bali XVI 2025, Kabupaten Buleleng mencatatkan prestasi dengan meraih 68 medali emas, 113 medali perak, dan 126 medali perunggu. Capaian tersebut menjadi dasar bagi KONI dan pemerintah daerah untuk menaikkan target pada Porprov 2027.
Supriatna menargetkan adanya peningkatan minimal 10 persen dari perolehan medali sebelumnya, sekaligus mendorong Buleleng mampu menembus posisi tiga besar klasemen akhir.
Dalam kesempatan itu, Pemkab Buleleng juga menyerahkan bonus kepada atlet dan pelatih yang berhasil meraih prestasi pada Porprov Bali 2025. Total anggaran bonus yang disiapkan mencapai Rp13 miliar lebih sebagai bentuk apresiasi terhadap kerja keras para atlet.
Penyerahan yang dilakukan dalam kegiatan tersebut bersifat simbolis, sementara pencairan dana direncanakan akan langsung ditransfer ke rekening para atlet dalam waktu dekat.
Supriatna menegaskan bahwa pemberian bonus bukanlah tujuan utama bagi para atlet, melainkan bentuk penghargaan dari pemerintah daerah atas dedikasi mereka dalam mengharumkan nama Kabupaten Buleleng di tingkat provinsi.
Selain pembinaan atlet, persiapan menuju Porprov Bali 2027 juga diarahkan pada peningkatan fasilitas olahraga. Pemerintah Kabupaten Buleleng bersama KONI mulai memetakan venue yang akan digunakan untuk pertandingan.
Upaya yang dilakukan meliputi perbaikan serta renovasi fasilitas olahraga yang sudah ada, sekaligus mempertimbangkan pembangunan venue baru untuk beberapa cabang olahraga yang memerlukan sarana khusus.
Salah satu kawasan yang direncanakan menjadi pusat pengembangan fasilitas olahraga adalah Sport Center Lumbanan. Beberapa cabang olahraga seperti menembak dan balap motor direncanakan akan difasilitasi di area tersebut.
Namun demikian, Supriatna menjelaskan bahwa lahan di kawasan Lumbanan masih menunggu proses penyerahan resmi dari Pemerintah Provinsi Bali kepada Pemerintah Kabupaten Buleleng meskipun dokumen hibah telah ditandatangani.
Ia berharap proses penyerahan aset tersebut dapat segera rampung sehingga pembangunan fasilitas olahraga bisa dimulai lebih awal sebagai bagian dari persiapan menyambut Porprov Bali 2027.(adv/ub)





