spot_img
spot_img
BerandaBaliRevitalisasi Lovina Dimulai, Pemkab Buleleng Kucurkan Rp14,1 Miliar untuk Penataan Terpadu

Revitalisasi Lovina Dimulai, Pemkab Buleleng Kucurkan Rp14,1 Miliar untuk Penataan Terpadu

UPDATEBALI.com, BULELENG – Pemerintah Kabupaten Buleleng resmi memulai revitalisasi kawasan wisata Lovina yang ditandai dengan peletakan batu pertama di Pantai Tasik Madu, Selasa 3 Maret 2026.

Langkah ini menjadi titik awal penataan menyeluruh guna memperkuat daya saing Lovina sebagai ikon pariwisata Bali Utara.

Peletakan batu pertama dilakukan oleh Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra, didampingi Wakil Bupati Gede Supriatna dan Sekretaris Daerah Gede Suyasa. Revitalisasi ini diproyeksikan mampu meningkatkan kualitas destinasi sekaligus mendongkrak kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.

Bupati Sutjidra menjelaskan, pembenahan difokuskan pada peningkatan infrastruktur penunjang kawasan wisata. Di antaranya perbaikan akses jalan menuju Lovina, penataan jalur pedestrian, pembaruan fasilitas umum, penataan area pantai, hingga optimalisasi sistem penerangan dan kebersihan lingkungan.

Baca Juga:  Penertiban PPKM Darurat di  Pos Penyekatan, 98 Kendaraan Diputar Balik

“Kami ingin menciptakan kawasan yang tertib, bersih, dan nyaman sehingga wisatawan merasa aman serta mendapatkan pengalaman berwisata yang berkualitas,” ujarnya.

Menurutnya, penataan ini tidak hanya menyasar aspek fisik, tetapi juga memperhatikan prinsip keberlanjutan lingkungan dan pelestarian kearifan lokal. Pemerintah daerah turut melibatkan masyarakat dan pelaku usaha pariwisata agar pengembangan kawasan tetap selaras dengan karakter Lovina sebagai destinasi berbasis budaya dan alam.

Baca Juga:  Pemkab Buleleng Salurkan Hewan Kurban, Bupati Sutjidra Dorong Budaya Berbagi di Tengah Keberagaman

Selain pembangunan infrastruktur, penguatan promosi pariwisata juga terus digencarkan guna memperluas pasar dan menarik lebih banyak wisatawan ke Bali Utara. Dengan dukungan fasilitas yang semakin memadai, Lovina diharapkan semakin kompetitif di tengah persaingan destinasi wisata.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Buleleng, I Putu Adiptha Eka Putra, menyebut proyek revitalisasi ini dikontrak melalui proses tender dengan nilai anggaran Rp14,1 miliar. Pelaksanaan pekerjaan dipercayakan kepada penyedia jasa lokal yang dinilai memiliki kinerja baik.

Baca Juga:  DPRD Bali Setujui Empat Raperda Menjadi Perda

“Kami sudah melalui proses tender dan memastikan penyedia jasa yang terpilih memiliki rekam jejak yang bagus. Proyek ini dikerjakan secara profesional dengan pengawasan ketat,” jelasnya.

Untuk menjamin transparansi dan mutu pembangunan, Pemkab Buleleng melibatkan sejumlah pihak dalam pengawasan, termasuk aparat penegak hukum dan Inspektorat.

Melalui revitalisasi bertahap ini, Pemkab Buleleng berharap kawasan Lovina semakin tertata dan mampu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat di Bali Utara.(adv/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments