UPDATEBALI.com, BULELENG – Sebanyak 15 orang digigit anjing liar yang tengah mengamuk di Seputaran Jalan Gunung Batur hingga Pasar Buleleng, Singaraja pada Minggu 8 Maret 2026. Semua korban langsung dilarikan ke IGD RSUD Buleleng untuk mendapat penanganan lebih lanjut.
Menurut informasi yang berhasil dihimpun awalnya anjing liar berwarna kecoklatan yang menggigit belasan warga ini datang dari arah Utara. Sekitar pukul 06.00 Wita, anjing tersebut langsung menggigit salah satu warga di sekitaran pasar Buleleng. Setelah itu anjing kemudian menuju ke arah selatan dan kembali menggigit beberapa orang hingga akhirnya ditangkap lalu dibunuh.
Direktur RSUD Kabupaten Buleleng, dr Ketut Suteja Wibawa, Sp.KK.M.Ke saat konfirmasi membenarkan terkait adanya pasien yang masuk akibat gigitan anjing liar. Bahkan salah satu dari pasien harus menjalani rawat inap lantaran mengalami patah tulang pada bagian tangan.
Berdasarkan data, dr Suteja menyebutkan ada 15 orang menjadi korban gigitan anjing di seputaran Jalan Gunung Batur sampai dengan Pasar Buleleng. Pasien-pasien ini pun dilarikan ke IGD sekitar pukul sekitar pukul 06.30 Wita untuk diberikan penangan lebih lanjut dan antisipasi dugaan adanya suspek rabies.
“Anjingnya belum diketahui darimana karena pasien mengaku digigit secara tiba-tiba, tapi infonya sudah dieksekusi warga. Biasanya setelah itu diperiksa otaknya di laboratorium. Untuk saat ini tercatat ada 15 orang digigit dan satu orang harus menjalani rawat inap lantaran patah pada bagian tangan,” Kata dr Suteja.
Pihaknya menjelaskan penanganan pertama untuk para pasien seperti mencuci luka dengan air mengalir sudah dilakukan sejak pertama pasien masuk ke IGD. Selanjutnya baru diberikan penanganan lebih lanjut baik berupa pemberian vaksin untuk mencegah kemungkinan suspek rabies.
“Semua pasien sudah diberikan penanganan pertama, untuk selanjutnya kami sudah koordinasi dengan Dinas Kesehatan langkah apa diberikan khususnya ke pasien yang sudah diberikan pulang,” Imbuhnya.
Adapun nama-nama pasien yang menjadi korban gigitan anjing liar di seputaran Jalan Gunung Batur hingga Pasar Buleleng sebagai berikut Nyoman Tresna Wiratama (63) asal Kelurahan Banjar Jawa, Kadek Devi Sri Rahayu (7) asal Banjar Dinas Delod Peken, Santi Ariani (36) asal Jalan Gunung Semeru, Sujamah (34) asal Jalan Gunung Semeru, Nyoman Gede Sueca (76) asal Banjar Dinas Delod Peken.
Ni Nengah Sudianti (58) asal Jalan Gajah Mada, Ida Bagus Oka (67) asal Jalan Gunung Batukaru, Nyoman Gede Suardika (45) asal Jalan Gunung Batukaru, I Putu Sudiwarsa (80) asal Jalan Gunung Batur, Ni Made Sutrini (64) asal Jalan Gunung Agung, Ni Komang Naora Devina Ensy (6) asal Jalan Gunung Semeru, Gede Suka Astawa (57) asal Desa Depeha, Ketut Suryawan (54) asal Jalan Gempol, dan terakhir satu orang dirawat inap Nyoman Ariani (58) asal Kelurahan Paket Agung.(Dna/ub)




