spot_img
spot_img
BerandaBaliBadungAsuransi Gagal Panen Ditanggung Pemkab, Bupati Adi Arnawa Perkuat Perlindungan Petani

Asuransi Gagal Panen Ditanggung Pemkab, Bupati Adi Arnawa Perkuat Perlindungan Petani

UPDATEBALI.com, BADUNG — Pemerintah Kabupaten Badung menegaskan komitmennya memperkuat sektor pertanian melalui penyerahan premi asuransi gagal panen dan berbagai bantuan sarana produksi kepada petani.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyerahkan polis Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) yang preminya ditanggung penuh oleh Pemkab Badung, serta subsidi benih padi, Selasa, 23 Desember 2025, bertempat di Wantilan Balai Subak Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal.

Selain AUTP dan subsidi benih padi, Bupati juga menyerahkan bantuan simbolis berupa 2.000 bibit durian dan mesin pemotong rumput kepada pekaseh dan kelian subak abian. Langkah ini diharapkan meringankan beban produksi petani sekaligus mendorong keberlanjutan pertanian di Badung.

Baca Juga:  Paskibraka Kota Denpasar Siap Mengibarkan Bendera pada Peringatan HUT Kemerdekaan ke-78

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menegaskan bantuan tersebut merupakan bentuk keberpihakan pemerintah daerah terhadap petani.

“Dengan adanya asuransi dan subsidi benih padi, kami berharap biaya produksi petani berkurang, pendapatan meningkat, dan nilai tukar petani ikut naik. Ini juga menjadi upaya menjaga agar lahan pertanian tidak beralih fungsi,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemkab Badung juga memperluas dukungan sosial bagi keluarga petani, antara lain beasiswa S1 bagi anak petani, bantuan bagi petani usia di atas 75 tahun, serta bantuan Rp2 juta pada hari besar keagamaan.

“Semua ini adalah wujud keberpihakan pemerintah untuk meringankan beban masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga:  Sekda Adi Arnawa Pimpin Rapat Konsultasi Penyusunan RKPD Badung 2024

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Badung I Wayan Wijana menjelaskan bahwa peningkatan produktivitas dan produksi pertanian memerlukan dukungan sarana dan prasarana yang memadai sebagai bagian dari upaya mewujudkan ketahanan, kemandirian, dan kedaulatan pangan.

Ia merinci, program AUTP yang diserahkan mencakup luas 6.526,36 hektare dengan premi 100 persen ditanggung Pemkab Badung.

“Belum ada daerah lain yang sepenuhnya menanggung premi asuransi gagal panen seperti di Badung,” tegasnya.

Untuk subsidi benih padi, Pemkab Badung memberikan bantuan dua kali musim tanam dengan nilai subsidi Rp12.000/kg dari harga benih Rp15.000/kg, sehingga petani hanya membayar Rp3.000/kg.

“Tahun 2026 kami telah menganggarkan subsidi Rp14.000/kg, sehingga petani cukup membayar Rp1.000/kg,” jelasnya.

Baca Juga:  Gebrakan Inovatif, Pemkab Tabanan Gelar Lomba Cipta Menu Meriahkan Perayaan Bulan Bung Karno VI

Selain itu, bantuan 2.000 bibit durian difokuskan untuk pengembangan wilayah Petang, yang dinilai memiliki potensi besar, khususnya di Banjar Penikit.

“Di sana terdapat sekitar 5.000 pohon durian dengan kekhasan mampu berbuah sepanjang waktu. Kami dorong Badung Utara menjadi kawasan kampung durian,” imbuhnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Komisi II DPRD Badung I Made Sada, Camat Abiansemal IB Putu Mas Arimbawa beserta Tripika, Kepala BPMP I Made Rai Yasa, perwakilan PT Jasindo dan PT Sang Hyang Seri, Majelis Madya dan Alit Subak, serta para pekaseh dan kelian subak abian se-Badung.(den/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments