Jelang Nyepi Caka 1948, WHDI Badung Tebar Tali Kasih kepada Para Sulinggih di Mengwi

0
167
Ketua WHDI Badung, Nyonya Yunita Alit Sucipta saat kegiatan Tali Kasih dengan Sulinggih se-Badung di Kecamatan Mengwi, Minggu (15/3).
Ketua WHDI Badung, Nyonya Yunita Alit Sucipta saat kegiatan Tali Kasih dengan Sulinggih se-Badung di Kecamatan Mengwi, Minggu (15/3). Sumber foto : humas badung

UPDATEBALI.com, BADUNG – Menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Çaka 1948, Wanita Hindu Dharma Indonesia Kabupaten Badung menggelar kegiatan bertajuk “Tali Kasih” sebagai wujud bhakti dan penghormatan kepada para sulinggih.

Kegiatan ini dilakukan dengan mengunjungi para sulinggih untuk menyerahkan punia serta bingkisan sarana upacara dan sanganan.

Setelah sebelumnya dilaksanakan di wilayah Abiansemal, kegiatan Tali Kasih kali ini dilaksanakan di Kecamatan Mengwi, Minggu, 15 Maret 2026.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Ketua WHDI Badung Yunita Alit Sucipta didampingi Kabid Pengembangan Adat Dinas Kebudayaan Badung IB Munika bersama jajaran pengurus WHDI Badung.

Baca Juga:  Bunda PAUD Badung Perkuat Komitmen Pembangunan PAUD Holistik dalam Forum Nasional Jakarta

Dalam kegiatan tersebut, rombongan mengunjungi tiga griya di wilayah Mengwi, yakni Griya Batan Pakel Kapal yang menjadi tempat bersthananya Ida Pedanda Gede Wayahan Wanasara dan Ida Pedanda Istri Praba Langu, kemudian Griya Asitha Sari di Banjar Lebah Pangkung, serta Griya Magelung di Banjar Bedil, Desa Baha.

Di sela kegiatan, Ketua WHDI Badung Yunita Alit Sucipta menyampaikan bahwa kegiatan Tali Kasih merupakan program tahunan WHDI yang dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung.

Baca Juga:  Kwarcab Badung Tutup Resmi Karya Bakti Pramuka Nyepi dan Idul Fitri 2025

Menurutnya, kegiatan ini menjadi wujud perhatian sekaligus ungkapan bhakti WHDI kepada para sulinggih yang selama ini memberikan tuntunan spiritual kepada umat Hindu di Kabupaten Badung.

“Program ini merupakan cihna subhakti WHDI Badung kepada para sulinggih. Semoga dengan manah suci nirmala, kita semua diberikan kerahayuan sehingga jagat Badung tetap tentram, kerta raharja, dan gemah ripah loh jinawi,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas bimbingan para sulinggih yang selama ini menuntun umat sedharma dalam melaksanakan yadnya sesuai adat, tradisi, dan dresta masing-masing.

Baca Juga:  Cuaca Panas, Kasus Kebakaran Meningkat di Tabanan

Yunita berharap para sulinggih di Badung senantiasa diberikan kesehatan dan umur panjang, sehingga terus dapat memberikan pencerahan spiritual kepada umat dalam meningkatkan sradha dan bhakti, sekaligus menjaga keharmonisan serta keselamatan alam semesta.

Melalui kegiatan Tali Kasih ini, WHDI Badung berharap nilai-nilai kebersamaan, penghormatan kepada guru spiritual, serta semangat pengabdian kepada umat dapat terus terjaga, khususnya menjelang pelaksanaan Hari Suci Nyepi.(den/ub)