
UPDATEBALI.com, BULELENG — Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, secara resmi melantik Kepengurusan Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), Pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab), serta Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Gerakan Pramuka Kabupaten Buleleng Masa Bakti 2025–2030.
Pelantikan digelar di Lobi Atiti Wisma Kantor Bupati Buleleng, Senin, 26 Januari 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra dikukuhkan sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Buleleng. Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa, ditetapkan sebagai Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Buleleng, didampingi jajaran pengurus serta LPK yang baru dilantik.
Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelantikan kepengurusan baru Gerakan Pramuka Kabupaten Buleleng.
Ia menegaskan bahwa kepengurusan tersebut merupakan hasil Musyawarah Cabang yang dilaksanakan secara demokratis dan menandai dimulainya pelaksanaan tugas Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Buleleng periode 2025–2030.
Menurutnya, Gerakan Pramuka memiliki peran strategis sebagai bagian dari sistem pendidikan nonformal dalam membentuk karakter generasi muda. Hal tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, yang menitikberatkan pada pembentukan pribadi yang beriman, berakhlak mulia, disiplin, patriotik, serta memiliki kecakapan hidup.
“Pendidikan kepramukaan merupakan pendidikan karakter yang relevan dalam menjawab berbagai tantangan generasi muda saat ini, seperti menurunnya etika moral dan berbagai persoalan sosial. Melalui nilai Trisatya dan Dasa Darma, Gerakan Pramuka diharapkan mampu membina generasi muda sebagai calon pemimpin masa depan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk terus memberikan dukungan terhadap Gerakan Pramuka dalam upaya pembinaan karakter generasi muda.
“Dengan komposisi pengurus yang baru serta kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas, saya optimistis Gerakan Pramuka Buleleng akan semakin maju dan berkontribusi nyata dalam mewujudkan Buleleng Paten menuju masyarakat yang sejahtera,” tegas Sutjidra.
Sementara itu, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, menjelaskan bahwa pelantikan kepengurusan ini merupakan tindak lanjut dari hasil Musyawarah Cabang Gerakan Pramuka Buleleng yang telah dilaksanakan pada 15 Desember 2025.
Ia menekankan tiga hal penting kepada kepengurusan yang baru dilantik.
Pertama, pentingnya sinergi dan komitmen seluruh jajaran pengurus dalam membentuk karakter generasi muda sesuai amanat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010. Kedua, menjadi pengurus Pramuka merupakan tugas sosial yang membutuhkan keikhlasan dalam mendedikasikan waktu dan pikiran. Ketiga, apresiasi kepada pengurus masa bakti sebelumnya atas pengabdian dan kontribusi yang telah diberikan.
“Buleleng memiliki potensi besar dalam pengembangan sumber daya manusia melalui kegiatan kepramukaan. Dengan komposisi pengurus yang baru, saya yakin Gerakan Pramuka Buleleng akan semakin progresif dan mampu menjalankan program-program yang relevan dengan tantangan zaman, termasuk di era digital,” pungkasnya.(adv/ub)


