Bupati Badung Salurkan Bantuan Rp1 Juta untuk Penyandang Disabilitas dan ODGJ

0
350
Pemerintah Badung, di bawah kepemimpinan Bupati I Wayan Adi Arnawa, kembali menunjukkan perhatian terhadap pembangunan yang inklusif
Pemerintah Badung, di bawah kepemimpinan Bupati I Wayan Adi Arnawa, kembali menunjukkan perhatian terhadap pembangunan yang inklusif. Sumber foto: Humas Badung

UPDATEBALI.com, BADUNG — Pemerintah Kabupaten Badung, di bawah kepemimpinan Bupati I Wayan Adi Arnawa, kembali menunjukkan perhatian terhadap pembangunan yang inklusif dan berkeadilan sosial.

Salah satu kebijakan yang mendapat apresiasi luas adalah pemberian bantuan sosial sebesar Rp1 juta bagi penyandang disabilitas dan Orang Dengan Gangguan Kejiwaan (ODGJ) di Kabupaten Badung.

Kebijakan ini menegaskan bahwa pembangunan di Badung tidak hanya berfokus pada sektor pariwisata dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menempatkan kepedulian terhadap kelompok rentan sebagai prioritas. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban ekonomi dan mendukung pemenuhan kebutuhan dasar penerima manfaat.

Bupati Adi Arnawa, menekankan tanggung jawab moral pemerintah daerah terhadap seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga:  Dukung Kondusivitas Ketenagakerjaan, Tiga Asosiasi Profesi Resmi Dilantik Sekda Bali

“Pemerintah Kabupaten Badung hadir untuk seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Penyandang disabilitas dan ODGJ adalah bagian dari warga Badung yang memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perhatian dan perlindungan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa bantuan ini bukan sekadar nominal, tetapi wujud kepedulian pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang membutuhkan.

“Bantuan ini bukan semata soal nominal, tetapi wujud kepedulian dan tanggung jawab pemerintah agar mereka dapat menjalani kehidupan yang lebih layak dan bermartabat. Kami ingin memastikan pembangunan di Badung berjalan inklusif, tidak hanya fokus pada infrastruktur dan pariwisata, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan dan kesejahteraan sosial,” ujar mantan Sekda Badung itu.

Baca Juga:  Hadiri Pameran Bonsai di Gianyar, Bupati Giri Prasta Sebut Potensi Ekonomi Bonsai Menjanjikan

Program ini juga mencakup pendampingan, layanan kesehatan, dan sinergi lintas perangkat daerah agar penanganan penyandang disabilitas dan ODGJ berlangsung berkelanjutan. Langkah ini selaras dengan semangat pembangunan inklusif pemerintah pusat dan mencerminkan nilai kearifan lokal Bali, menyama braya.

Kebijakan ini mendapat dukungan dari tokoh masyarakat Kuta Selatan (Kutsel), I Nyoman Astawa, yang dihubungi Senin 19 Januari 2026.

“Saya sangat mendukung penuh terobosan Pak Bupati ini karena sangat bermanfaat bagi warga yang memiliki kekurangan. Bantuan ini tentu sangat membantu meringankan beban mereka,” ujar Astawa.

Baca Juga:  Pemkab Badung Berkomitmen Terus Lakukan Penghijauan Lingkungan

Astawa berharap program ini dijalankan tepat sasaran dengan mekanisme penyaluran yang mudah, serta regulasi yang jelas agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

“Program ini sangat luar biasa, namun perlu diatur dengan regulasi yang tepat agar implementasinya mudah, tepat sasaran, dan memberikan rasa aman baik bagi pemerintah sebagai pemberi bantuan maupun warga sebagai penerima,” pungkasnya.

Ia juga mengapresiasi bantuan yang telah diberikan untuk lansia dan mengusulkan agar nominal bantuan di masa mendatang dapat ditingkatkan.

“Seperti bantuan untuk lansia atau Usia Harapan Hidup (UHH) yang sudah berjalan bagus. Semoga kedepan nominalnya bisa ditingkatkan,” harap Astawa.(den/ub)