Bupati Badung Beri Tenggat Perumda Tirta Mangutama, Distribusi Air Bersih Badung Selatan Dikebut

0
253
Bupati Wayan Adi Arnawa saat saat menyampaikan masalah penyaluran air bersih di Wilayah Badung Selatan.
Bupati Wayan Adi Arnawa saat saat menyampaikan masalah penyaluran air bersih di Wilayah Badung Selatan. Sumber foto : Humas Badung

UPDATEBALI.com, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung mulai mengambil langkah tegas untuk menyelesaikan persoalan penyaluran air bersih di wilayah Badung Selatan.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memberikan batas waktu kepada Perumda Tirta Mangutama Kabupaten Badung hingga 20 Februari 2026 agar permasalahan tersebut dapat diselesaikan secara menyeluruh.

Hal tersebut disampaikan Bupati Adi Arnawa saat ditemui di Kantor Bupati Badung, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Kamis, 8 Januari 2026.

Ia menegaskan, apabila target tersebut tidak tercapai, pemerintah daerah akan melakukan evaluasi terhadap jajaran direksi Perumda Tirta Mangutama.

Baca Juga:  Pemkab Badung Perkuat Sistem Keamanan Digital demi Wujudkan Pariwisata Berkualitas

“Kami sudah memberikan waktu sampai 20 Februari 2026 kepada Perumda Tirta Mangutama untuk menyelesaikan masalah penyaluran air bersih di wilayah Badung Selatan. Jika tidak tercapai, kami akan mengevaluasi jajaran direksi,” tegasnya.

Bupati Adi Arnawa menambahkan, Pemkab Badung menaruh perhatian serius terhadap pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya ketersediaan air bersih. Ia pun memerintahkan jajaran direksi Perumda Tirta Mangutama agar bekerja lebih maksimal dalam memastikan distribusi air berjalan optimal di seluruh wilayah Badung.

Baca Juga:  OJK Bali dan TPAKD Jembrana Jalin Kerja Sama untuk Pengembangan Ekonomi Daerah

“Air merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi masyarakat. Karena itu, kami berkomitmen penuh untuk segera menyelesaikan persoalan ini dan meminta jajaran direksi bekerja lebih keras lagi demi memenuhi kebutuhan air bersih warga Badung,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Tirta Mangutama Kabupaten Badung, I Wayan Suyasa, menyampaikan bahwa berbagai upaya telah dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Salah satunya dengan pemasangan pompa di Sistem IV IPA Estuary guna meningkatkan kapasitas distribusi air.

“Dengan pemasangan pompa ini, distribusi air meningkat dari 420 liter per detik menjadi 490 liter per detik. Uji coba pola pengaliran berhasil menaikkan level air di Wellsite Reservoir dari 0,5 meter menjadi 2 meter, sehingga pasokan air ke pelanggan di wilayah Badung Selatan semakin optimal,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemenuhan Jabatan Kosong, Bupati Jembrana Lantik Pejabat Baru untuk Asisten I Setda dan Kalaksa BPBD

Ia menambahkan, uji coba sistem akan terus dilakukan hingga Sistem V IPA Estuary dapat beroperasi secara normal. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kualitas, kuantitas, dan kontinuitas pelayanan air bersih kepada masyarakat Badung Selatan.(den/ub)