Aksi Peduli Lingkungan di Sungai Mumbul, Pemkab Buleleng Ajak Warga Tetap Waspada

0
265
Pemerintah Kabupaten Buleleng menggelar aksi bersih-bersih Sungai Mumbul untuk mencegah banjir akibat cuaca ekstrem sambil mengajak masyarakat menjaga kebersihan sungai secara berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Buleleng menggelar aksi bersih-bersih Sungai Mumbul untuk mencegah banjir akibat cuaca ekstrem sambil mengajak masyarakat menjaga kebersihan sungai secara berkelanjutan. Sumber foto : Kominfosanti Buleleng

UPDATEBALI.com, BULELENG – Menghadapi potensi cuaca ekstrem dan meningkatnya risiko bencana hidrometeorologi, Pemerintah Kabupaten Buleleng menggelar aksi bersih-bersih di lima titik kawasan Sungai Mumbul, Singaraja, Jumat, 21 November 2025.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Buleleng, dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG., didampingi Wakil Bupati Gede Supriatna, Ketua TP PKK Ny. Wardani Sutjidra, Forkopimda, OPD terkait, hingga masyarakat setempat.

Dalam arahannya, Bupati Sutjidra menegaskan bahwa kegiatan bersih sungai merupakan gerakan kolektif untuk mencegah banjir akibat luapan air sungai, terutama di tengah prediksi cuaca ekstrem yang diperkirakan berlangsung hingga Februari mendatang.

Baca Juga:  60 ASN Pemkab Jembrana Ikuti Diklat Digital Talent Scholarship

“Cuaca tidak bisa kita tebak. Pagi cerah, sore bisa hujan deras disertai petir. Bahkan longsor sudah terjadi di Gitgit. Karena itu kita harus bergerak, tidak menunggu bencana datang,” tegasnya.

Ia juga menyoroti persoalan sampah yang menyumbat saluran air, yang kerap menjadi penyebab banjir di sejumlah wilayah Buleleng. Masyarakat diminta menjadikan kebersihan sungai sebagai komitmen bersama, bukan sekadar kegiatan gotong royong sesaat.

Baca Juga:  Festival Literasi Buleleng 2024, Membangun Masyarakat Berdaya Saing

“Masalahnya bukan hanya air hujan, tetapi saluran tersumbat. Karena itu ASN, TNI-Polri, dan masyarakat harus bersama-sama menjaga sungai. Ini tanggung jawab kita semua,” ujarnya.

Aksi bersih-bersih Sungai Mumbul merupakan bagian dari program Buleleng Bersih Sungai, yang rutin dilaksanakan setiap Jumat di berbagai wilayah.

Program ini tidak hanya berfokus pada penanganan sampah, tetapi juga membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga sungai berarti melindungi daerah dari ancaman bencana.

Baca Juga:  Masa Jabatan Diperpanjang, Lihadnyana Harapkan Buleleng Semakin Mandiri Fiskal

Di akhir kegiatan, Bupati Sutjidra turut menyerahkan paket sembako kepada masyarakat sekitar kawasan sungai sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap warga yang selama ini turut berperan menjaga kebersihan lingkungan.

Menutup arahannya, ia mengajak seluruh masyarakat untuk tetap waspada, tetap menjaga lingkungan, dan berdoa agar Buleleng dijauhkan dari bencana.

“Mari kita berdoa dan berusaha bersama. Semoga bencana tidak terulang kembali di Bali, khususnya di Buleleng yang kita cintai,” tutupnya.(adv/ub)