Wabup Badung Buka Temu Regional Komda Lansia 2025, Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Usia Lanjut

0
334
Wakil Bupati Badung sekaligus Ketua Komda Lansia Badung, Bagus Alit Sucipta, secara resmi membuka kegiatan Temu Regional Komda Lansia 2025
Wakil Bupati Badung sekaligus Ketua Komda Lansia Badung, Bagus Alit Sucipta, secara resmi membuka kegiatan Temu Regional Komda Lansia 2025. Sumber foto: Humas Badung

UPDATEBALI.com, BADUNG – Wakil Bupati Badung sekaligus Ketua Komisi Daerah Lanjut Usia (Komda Lansia) Kabupaten Badung, Bagus Alit Sucipta, secara resmi membuka kegiatan Temu Regional Komda Lansia 2025 yang mengangkat tema “Komda Lansia Penggerak Pemberdayaan.” Acara berlangsung di Ruang Madya Gosana, Kantor DPRD Kabupaten Badung, Selasa 28 Oktober 2025.

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 150 peserta yang terdiri atas perwakilan Komda Lansia dari berbagai provinsi, termasuk Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sumatera Barat, dan Sulawesi Tengah. Temu regional ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi antar daerah dalam upaya peningkatan kesejahteraan serta kemandirian para lanjut usia di Indonesia.

Baca Juga:  Wabup Badung Sambut Kunjungan Bupati Konawe Kepulauan untuk Berbagi Strategi Pembangunan

Pembukaan acara dimeriahkan oleh penampilan Tari Janger khas Badung yang melambangkan semangat kebersamaan dan pelestarian budaya sebagai jembatan harmoni antar daerah peserta.

Dalam sambutannya, Wabup Bagus Alit Sucipta memberikan apresiasi kepada para anggota Komda Lansia yang tetap aktif dan berkontribusi dalam pembangunan sosial meski di usia lanjut.

“Usia boleh bertambah, tetapi semangat tidak boleh padam. Lansia bukan sekadar penerima manfaat, tetapi juga penggerak inspirasi bagi generasi muda. Kita ingin memastikan bahwa para lansia di Badung dan seluruh Indonesia dapat hidup sehat, mandiri, dan bahagia,” ujarnya.

Baca Juga:  Kemiskinan Badung Turun 2025, Wabup Bagus Alit Sucipta Fokuskan Rp1,16 Triliun untuk Empat Bidang

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam mendukung kesejahteraan lansia melalui beragam program seperti Sekolah Lansia, pembinaan fisik dan mental, layanan sosial, hingga penyediaan makanan bergizi.

“Komda Lansia harus terus menjadi mitra strategis pemerintah — bukan hanya sebagai forum konsultasi, tetapi juga wadah pemberdayaan dan penyalur aspirasi para lansia,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Anak Agung Istri Agung Swandewi menjelaskan bahwa temu regional ini dirancang untuk memperkuat kembali peran Komda Lansia di masing-masing daerah agar lebih aktif dalam penyusunan kebijakan dan peningkatan pelayanan publik bagi lansia.

“Melalui forum ini, kami ingin mendorong keterlibatan dunia usaha dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang ramah lansia dan berkeadilan sosial,” jelasnya.

Baca Juga:  Rapat Rutin Perdana 2026, DWP Kabupaten Buleleng Mantapkan Program Pemberdayaan Perempuan

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 27–28 Oktober 2025, ini diselenggarakan dengan dukungan APBD Kabupaten Badung Tahun 2025.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Abdul Sahid beserta istri, perwakilan BKKBN Provinsi Bali, pejabat perangkat daerah Kabupaten Badung, serta pengurus Komda Lansia se-Kabupaten Badung.

Temu Regional Komda Lansia 2025 ini diharapkan dapat menjadi momentum kebangkitan gerakan lansia produktif di Indonesia, sekaligus memperkuat sinergi lintas daerah dalam mewujudkan masyarakat yang inklusif dan peduli terhadap kesejahteraan usia lanjut.(den/ub)