UPDATEBALI.com, DENPASAR – Organisasi Prabu Catur Muka (Paiketan Rantauan Buleleng di Denpasar) menggelar Rapat Kerja (Raker) pada Kamis, 24 Juli 2025, sebagai upaya memperkuat solidaritas dan memperjelas arah program kerja pengurus baru periode 2025–2030.
Dalam Raker ini juga dilakukan perkenalan struktur kepengurusan baru serta penyusunan agenda kegiatan jangka pendek yang akan segera dilaksanakan.
Organisasi yang berdiri sejak 17 November 2015 ini merupakan wadah bagi masyarakat Buleleng yang merantau dan menetap di Denpasar dan sekitarnya.
Fokus utamanya meliputi kegiatan sosial kemasyarakatan, pelestarian budaya, penguatan ekonomi, serta berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Ketua Prabu Catur Muka, Dr. Ir. I Gede Cipta Sudewa Atmaja, ST, MT, IPU., menyampaikan bahwa pengurus baru diharapkan bisa menjalankan roda organisasi secara lebih solid dan dinamis.
“Kami telah memperkenalkan logo baru sebagai simbol penyegaran organisasi. Harapannya ini bisa menjadi pemicu semangat baru bagi seluruh anggota,” ungkapnya.
Sudewa Atmaja juga menekankan pentingnya pengembangan sektor ekonomi melalui pembentukan UMKM berbasis anggota.
“Kami ingin mengembangkan usaha mikro yang dapat menjadi sumber kesejahteraan anggota. UMKM ini akan menjadi ruang kontribusi produktif bagi setiap anggota,” ujarnya.
Sementara itu, Penasehat Prabu Catur Muka, Drs. I Ketut Mister, MM., mengapresiasi komposisi kepengurusan baru yang dianggap sudah mewakili unsur profesionalisme, regenerasi, dan perimbangan gender. Ia berpesan agar seluruh pengurus bisa bekerja secara optimal sesuai program kerja yang telah dirancang.
“Saya harapkan organisasi ini semakin menjadi ruang kebersamaan dan kekeluargaan bagi warga Buleleng yang merantau di Denpasar. Tak hanya itu, organisasi ini juga harus memberi manfaat luas, baik untuk masyarakat Denpasar maupun Buleleng,” jelasnya.
Mister juga menekankan pentingnya pendataan anggota agar lebih terstruktur dan menyeluruh sebagai dasar penguatan organisasi.
Senada dengan itu, Wakil Ketua Umum Prabu Catur Muka, Ir. I Putu Mahaputra, MM., menyatakan bahwa keberadaan organisasi ini harus membawa angin segar, khususnya dalam peningkatan kesejahteraan anggota.
“Kami akan menggelar sejumlah kegiatan sosial yang relevan dan bermanfaat. Agenda yang telah disusun dalam Raker diharapkan bisa menjadi pedoman kerja tiap bidang kepengurusan,” katanya.
Rapat kerja ini menjadi langkah awal bagi Prabu Catur Muka untuk bergerak lebih aktif dan inklusif dalam mempererat tali persaudaraan sesama warga Buleleng di perantauan, sekaligus memperkuat kontribusi nyata di tengah masyarakat.(adv/ub)





