Putri Koster Ingatkan Anak Muda Waspadai Bahaya Dunia Digital dan Lindungi Alam Bali

0
199
Ketua Tim Penggerak PKK Bali, Putri Suastini Koster, mengajak generasi muda menggunakan teknologi digital secara cerdas dan bijak.
Ketua Tim Penggerak PKK Bali, Putri Suastini Koster, mengajak generasi muda menggunakan teknologi digital secara cerdas dan bijak. Sumber foto : Humas Pemprov Bali

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Putri Suastini Koster, mengajak generasi muda Bali untuk menjadi pribadi yang cerdas dan bijak dalam menghadapi derasnya arus informasi di era digital.

Ajakan tersebut disampaikannya saat menjadi pembicara utama dalam Talkshow Anak Cerdas Digital yang berlangsung di Jaya Sabha, Denpasar, Kamis, 17 Juli 2025.

Dalam paparannya, Putri Koster menekankan bahwa kecerdasan digital bukan hanya soal kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga soal kemampuan menyaring informasi, menjaga etika di ruang siber, serta memahami dampak negatif yang mengintai.

“Karena anak-anak lahir di zaman digital, Ibu minta gunakan kecerdasannya untuk memilah. Tidak hanya menonjolkan hal-hal positif, tetapi juga harus tetap waspada terhadap dampak negatif dari kemajuan teknologi,” tegasnya.

Baca Juga:  Respons Keluhan Warga, Wabup Badung Turun Langsung Cek Sentra Kompos di Penarungan

Ia menyebutkan sejumlah tantangan digital yang kini marak di kalangan remaja, seperti meningkatnya kasus judi online, penyalahgunaan media sosial untuk peredaran narkoba, hingga kecanduan gawai yang berdampak pada penurunan kemampuan bersosialisasi.

“Teknologi digital ibarat dua sisi mata uang. Bisa menjadi sumber ilmu pengetahuan, tapi bisa juga menjerumuskan jika disalahgunakan,” tambahnya.

Putri Koster juga mengajak generasi muda untuk menjadi pribadi yang tangguh, tidak larut dalam pencitraan semu di media sosial, dan tetap menjaga nilai-nilai budaya, jati diri, serta kemandirian bangsa.

“Anak-anak, jadilah generasi yang menjadi pilar kejayaan bangsa. Jadilah harapan orang tua, harapan tanah Bali, dan harapan Indonesia. Mari kita jaga negeri ini agar tetap berdaulat, berdikari, dan memiliki jati diri,” ujarnya penuh semangat.

Baca Juga:  Rai Wahyuni Sanjaya Menyapa dan Berbagi dengan Masyarakat Kecamatan Marga

Selain isu digital, Putri Suastini Koster yang juga merupakan Duta Program PSBS PADAS (Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber), turut mengingatkan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga lingkungan.

Ia mengajak anak-anak dan remaja Bali untuk menjadi agen perubahan dalam pengelolaan sampah, terutama sampah plastik sekali pakai.

“Anak-anak harus bisa menjadi agen perubahan untuk mengubah pola pikir masyarakat, bahwa sampah tidak hanya dibuang, tapi harus dikelola,” jelasnya.

Ia menekankan pentingnya implementasi dua regulasi penting di Bali, yakni Pergub Nomor 47 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber dan Pergub Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai.

Baca Juga:  Berikut Cara Melindungi Kendaraan dari Karat

Di akhir sesi talkshow, Putri Koster mendorong generasi muda untuk aktif menyebarkan pesan-pesan positif dan program strategis Pemerintah Provinsi Bali melalui media sosial.

Ia meyakini bahwa anak muda dapat menjadi jembatan antara kebijakan pemerintah dan masyarakat luas jika diarahkan dengan benar.

“Gunakan media sosial untuk hal-hal yang bermanfaat. Jadilah anak muda yang menginspirasi dan memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar,” tutupnya.

Talkshow ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk membangun karakter anak-anak Bali yang tidak hanya cerdas teknologi, tetapi juga berwawasan budaya, peduli lingkungan, dan berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.(yud/ub)