UPDATEBALI.com, BADUNG – Sinergitas antara Bupati Giri Prasta dan masyarakat Desa Kekeran menciptakan sebuah legacy pembangunan yang berkesinambungan. Hal ini terbukti dalam perayaan HUT Ke-45 Sekaa Teruna (ST) Dharma Putra di Banjar Gelagah Puwun pada Sabtu, 30 Maret 2024.
Dalam acara tersebut, Bupati Giri Prasta menegaskan pentingnya peran generasi muda, terutama Yowana, dalam kemajuan pembangunan.
“Anak muda di Sekaa Teruna harus mampu menjadi penggerak dan berperan aktif untuk kemajuan pembangunan dengan bersatu, kompak membangun Banjar Gelagah Puwun yang kita cintai bersama,” ujarnya.
Dukungan nyata terhadap semangat tersebut ditunjukkan melalui pemberian dana motivasi sebesar Rp. 30 juta kepada Ketua ST. Darma Putra oleh Bupati Giri Prasta.
Turut hadir dalam acara tersebut beberapa tokoh penting, antara lain anggota DPRD Provinsi Bali Bagus Alit Sucipta, Camat Mengwi Nyoman Suhartana, Tripika Kecamatan Mengwi, Perbekel Kekeran Nyoman Suarda, Bendesa Adat Kekeran Wayan Sukandia, serta tokoh masyarakat setempat.
Kolaborasi tiga pilar masyarakat, yang diwujudkan dalam konsep Hindu Wimuda, Winata, dan Wiwerda, menjadi landasan kuat bagi pembangunan di Kekeran.
“Jika ketiga pilar ini bersatu, setengah perjuangan akan berhasil,” ungkap Bupati Giri Prasta.
Bendesa Adat Kekeran, Wayan Sukandia, menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Bupati Giri Prasta dalam HUT ST. Dharma Putra serta bantuan besar yang telah diberikan kepada masyarakat Desa Kekeran.
Ketua ST. Dharma Putra, Made Muliana Merta, juga mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran dan dukungan Bupati Giri Prasta.
“Ini menjadi spirit dan motivasi bagi kami ke depan untuk selalu mendukung program yang diberikan,” ujarnya.
Melalui sinergitas antara pemerintah dan masyarakat, pembangunan di Desa Kekeran semakin menunjukkan hasil yang nyata. Bupati Giri Prasta menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan semua pembangunan umum di Kekeran, menjadikan Badung sebagai juara di tingkat nasional tanpa melupakan akar adat dan budaya yang kental. (den/ub)





