UPDATEBALI.com, Hoi An, Vietnam – Jika Anda tengah mencari pengalaman wisata yang unik di Vietnam, maka Anda tidak boleh melewatkan kesempatan untuk mengeksplorasi keindahan Coconut Tour Hoi An.
Coconut Tour Hoi An adalah sebuah atraksi wisata yang menawarkan pengalaman berlayar menggunakan perahu berputar, yang dalam bahasa Vietnam dikenal dengan sebutan Quay Thung. Perahu-perahu ini memiliki bentuk bulat dan mengelilingi area tanaman kelapa air yang dalam bahasa setempat disebut Dua Nouc.
Awalnya, perahu-perahu berputar ini terbuat dari bambu dan digunakan oleh para nelayan untuk mencari ikan kecil, udang, dan kepiting di anak sungai Thu Bon. Bahkan, dalam sejarahnya, kawasan ini pernah menjadi tempat bersembunyi bagi tentara gerilya Vietnam selama masa konflik dengan Amerika.
Namun, kini sungai ini telah bertransformasi menjadi sebuah pusat wisata yang menarik perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara. Para nelayan yang dulu menggantungkan hidup dari sungai ini kini telah beralih profesi menjadi pendayung wisatawan.
Dalam Coconut Tour ini, pengunjung akan diajak menikmati atraksi menarik dari para pengemudi perahu. Mereka dengan lihai menggoyangkan perahu hingga memutar di tengah-tengah sungai. Terkadang, mereka juga meneriakkan yel-yel semangat yang semakin memeriahkan perjalanan.
ANTARA berkesempatan mengikuti tur Coconut Water bersama Mr. Tai Coconut Water Tour. Perjalanan dimulai dengan menaiki perahu yang dikemudikan oleh Homh, seorang pengemudi perahu berpengalaman. Homh menjelaskan bahwa sungai ini memiliki panjang sekitar 2 kilometer dan perjalanan akan berlangsung selama sekitar 40 menit. Para wisatawan juga diberikan kesempatan untuk memancing kepiting di sekitar pohon-pohon kelapa, dengan alat pancing dan umpan yang sudah disiapkan di dalam perahu.
Bagi yang ingin mengabadikan momen, Homh dan pengemudi perahu lainnya menyediakan topi caping khas Vietnam yang disebut Non La, yang dapat dipakai selama perjalanan.
Suasana semakin meriah ketika perahu-perahu dari berbagai arah berkumpul di tengah sungai. Para pengemudi perahu lain membawa pengeras suara dan seringkali ada interaksi antara wisatawan. Beberapa wisatawan tampak berjoget dan bernyanyi, sembari diiringi musik yang dimainkan oleh pengemudi perahu. Tidak ketinggalan, ada juga atraksi menarik seorang pengemudi perahu yang memutar-mutar perahunya sambil berdiri, sebuah momen yang sayang untuk dilewatkan sebagai dokumentasi.
Sebagai bentuk apresiasi, wisatawan dianjurkan memberikan tip sebesar 10.000 Dong Vietnam kepada para performer yang memberikan hiburan.
Tersedia lebih dari 2.000 perahu yang beroperasi di kawasan ini, sehingga para pengunjung tidak perlu khawatir tentang ketersediaan perahu.
Chau Quang Huong Duong, atau akrab disapa Joko, adalah pemandu wisata yang siap membimbing wisatawan Indonesia. Menurut Joko, Coconut Tour dengan perahu berputar ini sangat diminati oleh wisatawan dari Korea dan Thailand. Kawasan wisata ini dibuka mulai pukul 7 pagi hingga 5 sore. Bagaimanapun, Joko menyarankan agar pengunjung datang pada pagi hari sekitar jam 8 atau sore hari sekitar jam 4 untuk menghindari kerumunan dan cuaca panas.
Penting untuk selalu menggunakan tabir surya dan pelindung kulit seperti topi atau payung untuk melindungi diri dari paparan sinar matahari yang terik. Pastikan juga selalu memakai pelampung yang disediakan demi keselamatan Anda.
Untuk menikmati pengalaman ini, para pengunjung akan dikenakan biaya sebesar 10 dolar AS atau sekitar 200.000 Dong Vietnam. Jika Anda berada di Da Nang, Anda dapat menggunakan taksi untuk mencapai lokasi wisata ini dalam waktu sekitar 40 menit, dengan biaya sekitar 350-400 ribu Dong Vietnam. Sedangkan jika Anda berada di pusat kota Hoi An, perjalanan hanya akan memakan waktu sekitar 15-20 menit dengan biaya sekitar 200.000 Dong. (ub/ant)





