spot_img
spot_img
BerandaInternasionalTemukan 22 Kasus Omicron, Inggris Desak Warganya Disuntik "Booster"

Temukan 22 Kasus Omicron, Inggris Desak Warganya Disuntik “Booster”

UPDATEBALI.com, London  – Menteri Kesehatan Inggris Sajid Javid mendesak orang-orang untuk mendapatkan suntikan penguat (booster) vaksin COVID-19 setelah mengonfirmasi 22 kasus dari varian virus Omicron di negara itu.

“Saat ini jumlah kasusnya sangat rendah. Untuk Inggris, kita memiliki 22 kasus yang dikonfirmasi saat ini dan itu akan naik, pasti akan naik,” kata dia kepada Sky News, Rabu (1/12).

Baca Juga:  Khawatir Omicron, Kanada Perketat Pembatasan Perjalanan Internasional

Javid mengatakan pemerintah percaya kampanye booster akan membantu melindungi warga Inggris dari penyakit parah akibat Omicron, bahkan jika ternyata vaksin tidak seefektif varian penyakit sebelumnya.

Dia berharap untuk tahu lebih banyak tentang Omicron dalam waktu dua minggu, ketika para ilmuwan bekerja untuk memahami apa dampak varian baru tersebut pada penularan dan penyakit serius.

Baca Juga:  Satu Pilot Tewas, Jet Tempur Korsel Jatuh di Pegunungan

Inggris berencana menawarkan suntikan booster COVID-19 kepada semua orang dewasa pada akhir Januari.

Data pemerintah menunjukkan 81 persen populasi Inggris berusia di atas 12 tahun telah mendapatkan dua dosis vaksin, sementara 32 persen populasi telah mendapatkan suntikan booster atau dosis ketiga.

“Bentuk pertahanan terbaik masih tetap pada vaksin. Mungkin saja, mungkin saja (vaksin) kurang efektif. Kita hanya belum tahu pasti. Tetapi kemungkinan besar juga akan tetap efektif melawan penyakit serius,” tutur Javid.  (ub/ant)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments