spot_img
spot_img
BerandaBaliCegah PMK Meluas, Tabanan Masih Kekurangan Vaksin

Cegah PMK Meluas, Tabanan Masih Kekurangan Vaksin

UPDATEBALI.com, TABANAN – Dinas pertanian kabupaten Tabanan kembali mengajukan permohonan vaksin PMK untuk bisa menyasar 39.329 ternak sapi. Pasalnya, 7.000 dosis vaksin yang didroping untuk penanganan PMK di Tabanan diprediksi habis dalam dua hari kedepan. Dimana saat ini vaksin baru menyasar hewan ternak di daerah perbatasan termasuk di daerah terdampak positif PMK di wilayah Demung, Kediri belum lama ini.

Kepala dinas pertanian kabupaten Tabanan, I Made Subagia menjelaskan, sejauh ini belum ada lagi laporan indikasi mengarah PMK pada hewan ternak di kabupaten Tabanan, pasca kasus positif PMK di desa Demung, Kediri. Meski demikian dinas pertanian kabupaten Tabanan masih menerima sejumlah laporan hewan ternak sapi yang lemas akibat nafsu makan berkurang. Hanya saja gejala tersebut tidak mengarah pada gejala klinis PMK.

Baca Juga:  Bupati Giri Prasta Sebut 4 Pilar Kebangsaan Jadi Landasan Kabupaten Badung

“Ada sejumlah laporan kami terima dan terus kita pantau, kebanyakan sapi kurang nafsu makan kemungkinan faktor cuaca, petugas sudah cek terus dan informasinya sudah mulai mau makan lagi, jadi tidak sampai ada laporan sapi mati, ataupuan gejala klinis yang mengarah PMK,”jelasnya, Senin (1/8/2022).

Subagia mengakui, kebanyakan para peternak merasa khawatir ketika mendapati hewan ternaknya dalam kondisi tidak seperti biasanya. Anggapan terindikasi PMK langsung muncul dibenak para peternak. padahal kondisi ternak bisa saja dipicu faktor cuaca uang yang belakangan ini memang sangat dingin.

Baca Juga:  BNI serukan penggantian kartu debit chip demi keamanan

“Mereka (peternak) kadang berpikir saat ternak mereka tak mau makan atau lemas pasti PMK, dan minta agar cepat divaksin, namun setelah dicek lagi bukan mengarah indikasi PMK,”jelasnya.

Kalaupun ditemukan gejala klinis PMK, tentunya petugas dari balai Veteriner Denpasar akan langsung ke lapangan melakukan pengujian. (den/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments