spot_img
spot_img
BerandaBaliJelang Lomba Provinsi, Pemkot Denpasar Perkuat Penataan Telajakan Berbasis Posyandu 6 SPM

Jelang Lomba Provinsi, Pemkot Denpasar Perkuat Penataan Telajakan Berbasis Posyandu 6 SPM

UPDATEBALI.com, DENPASARPemerintah Kota Denpasar mulai mematangkan persiapan menghadapi Lomba Taman Telajakan Tingkat Provinsi Bali 2026.

Melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), pembinaan dilakukan di sejumlah lokasi dengan mengintegrasikan penataan telajakan bersama implementasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Pembinaan tahap pertama dan kedua berlangsung di wilayah Kecamatan Denpasar Barat dan Denpasar Utara, Senin, 27 Juli 2026.

Tim pembina mengunjungi beberapa lokasi yang diproyeksikan menjadi wakil Kota Denpasar pada ajang tingkat provinsi tersebut.

Kegiatan ini dihadiri Ketua TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, didampingi Sekretaris I TP Posyandu Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Sekretaris DPMD Kota Denpasar Agus Tresna Yasa, Camat Denpasar Barat Wayan Yusawara, Camat Denpasar Utara I Wayan Ariyanta, serta jajaran perangkat daerah, lurah, dan perbekel.

Baca Juga:  DPRD Bali Gelar Rapat Paripurna ke-35 Masa Persidangan III Tahun 2022

Ketua TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, mengatakan penataan telajakan memiliki peran penting dalam mendukung transformasi Posyandu yang kini mengusung enam Standar Pelayanan Minimal.

“Lingkungan yang bersih dan tertata akan mendukung aspek kesehatan, memperkuat kepedulian sosial, serta menghadirkan lingkungan yang nyaman dan aman bagi seluruh masyarakat. Inilah wujud implementasi Posyandu sebagai pusat pelayanan masyarakat yang kini tidak hanya berfokus pada kesehatan, tetapi juga menyentuh seluruh dimensi pelayanan dasar,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemerintah Kota Denpasar Memimpin Serangkaian Pujawali Purnama Katiga di Pura Penataran Agung Rinjani, NTB

Menurutnya, pembinaan tidak hanya berorientasi pada persiapan lomba, tetapi juga bertujuan membangun budaya hidup bersih, sehat, dan berkelanjutan di tengah masyarakat. Telajakan dinilai sebagai bagian dari identitas lingkungan yang mencerminkan semangat gotong royong serta pelestarian kearifan lokal Bali.

“Kami berharap seluruh desa, kelurahan, banjar, kader Posyandu, kader PKK, serta seluruh masyarakat terus bergotong royong menjaga telajakan yang bersih dan sehat sebagai identitas Kota Denpasar. Semangat kebersamaan ini menjadi modal penting dalam mewujudkan Denpasar yang sehat dan berbudaya sekaligus memperkuat kualitas pelayanan Posyandu 6 SPM yang hadir langsung dan bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga:  Karangasem Jadi Percontohan, Putri Koster Tekankan Desa Jadi Garda Terdepan Atasi Sampah

Sementara itu, Sekretaris DPMD Kota Denpasar Agus Tresna Yasa menjelaskan, sebanyak 10 lokasi disiapkan sebagai wakil Kota Denpasar dalam Lomba Taman Telajakan Tingkat Provinsi Bali yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026.

Penilaian lomba mencakup tiga aspek utama, yakni pembinaan, kesesuaian fungsi telajakan, serta kebersihan dan keindahan lingkungan. Pembinaan selanjutnya akan dilaksanakan di wilayah Denpasar Selatan dan Denpasar Timur.

Agus Tresna Yasa optimistis pembinaan tersebut mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menata ruang terbuka di lingkungan masing-masing. Upaya tersebut dinilai sejalan dengan penguatan layanan Posyandu 6 SPM melalui penciptaan lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata.(per/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments