spot_img
spot_img
BerandaBaliWali Kota Jaya Negara Hadiri Padiksan di Sanur, Pengukuhan Sulinggih Berlangsung Khidmat

Wali Kota Jaya Negara Hadiri Padiksan di Sanur, Pengukuhan Sulinggih Berlangsung Khidmat

UPDATEBALI.com, DENPASAR Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri sekaligus menyaksikan langsung prosesi Padiksan yang berlangsung di Griya Kanginan, Sanur, Denpasar, Minggu, 31 Mei 2026.

Upacara sakral ini menjadi bagian dari tahapan penyucian diri dan pengukuhan sulinggih dalam ajaran Hindu Bali.

Prosesi Pediksan tersebut dilaksanakan oleh Ida Bagus Agung Dwaja Natha bersama istri, I Gusti Ayu Putu Suciningsih, yang sebelumnya telah melalui berbagai tahapan sesuai ketentuan keagamaan.

Upacara dipuput oleh Guru Nabe Ida Padanda Gede Putra Kemenuh dari Griya Gede Kemenuh, Gianyar.

Setelah rangkaian upacara selesai, Ida Bagus Agung Dwaja Natha resmi menyandang Bhiseka dengan nama Ida Pedanda Gede Ngurah Dwaja Nata. Sementara itu, sang istri memperoleh Bhiseka sebagai Ida Padanda Istri Agung Kumba Dewi.

Baca Juga:  OJK Dukung BPI Danantara, Strategi Baru Kelola Investasi BUMN

Kehadiran Wali Kota Jaya Negara dalam upacara tersebut merupakan bentuk dukungan moral sekaligus komitmen Pemerintah Kota Denpasar dalam menjaga serta memperkuat kehidupan keagamaan, adat, dan budaya Bali.

Dalam kesempatan itu, Jaya Negara menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan prosesi yang berlangsung khidmat dan sesuai dengan ketentuan sastra agama Hindu.

“Pemerintah Kota Denpasar memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan keagamaan yang menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan kehidupan masyarakat Bali. Semoga dengan lahirnya sulinggih baru ini dapat semakin memperkuat pelayanan umat serta memberikan tuntunan spiritual bagi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  Sekda Adi Arnawa Hadiri Upacara Melaspas Pura Bhagawan Penyarikan Banjar Gerokgak Sempidi

Sementara itu, Ketua Panitia Ida Bagus Ngurah Suamba menjelaskan bahwa seluruh rangkaian Diksa Paridiksa telah dilaksanakan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku dalam lembaga keagamaan. Proses tersebut diawali dengan Diksa Pariksa yang digelar pada 22 Mei 2026 oleh Yayasan Dharma Samudaya Nusantara.

Ia menyebutkan bahwa permohonan mediksa telah diajukan sejak 1 April 2026, dengan penetapan Guru Nabe dari Griya Gede Kemenuh Gianyar, Guru Waktra dari Griya Gede Keniten Taen Siat Denpasar, serta calon Guru Saksi dari Griya Kanginan Sanur.

“Seluruh tahapan telah dilaksanakan sesuai ketentuan yang mengacu pada hasil Paruman Sulinggih serta pedoman yang berlaku dalam proses Pediksan,” jelasnya.

Baca Juga:  Awal 2026, Pemkot Denpasar Perkuat Pengolahan Sampah dengan Mesin Baru Berkapasitas 200 Ton

Berdasarkan keputusan yayasan, pelaksanaan mediksa akhirnya ditetapkan berlangsung pada 31 Mei 2026 di Griya Kanginan Sanur dengan Guru Nabe Ida Padanda Gede Putra Kemenuh.

Keputusan tersebut juga memberikan kewenangan kepada Guru Nabe untuk menganugerahkan Bhiseka serta hak Ngeloka Pala Sraya setelah rangkaian upacara Pediksan dan Ngelinggihang Weda dilaksanakan.

Prosesi berlangsung khidmat dan dihadiri keluarga besar griya, para sulinggih, tokoh agama, serta umat Hindu yang turut memberikan doa restu.

Kehadiran para undangan menjadi bentuk dukungan spiritual bagi perjalanan baru Ida Pedanda Gede Ngurah Dwaja Nata dan Ida Padanda Istri Agung Kumba Dewi dalam mengemban tugas kepanditaan dan pelayanan umat.(per/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments