Momentum Hari Otonomi Daerah, ASN Denpasar Diminta Jaga Integritas dan Profesionalisme

0
114
Sekda Eddy Mulya Saat Pimpin Apel Hari OTDA Ke-30 di Halaman Kantor Walikota Denpasar.
Sekda Eddy Mulya Saat Pimpin Apel Hari OTDA Ke-30 di Halaman Kantor Walikota Denpasar. Sumber foto : Humas Denpasar

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Peringatan Hari Otonomi Daerah (OTDA) ke-30 Tahun 2026 di Kota Denpasar digelar melalui apel yang berlangsung di Kantor Wali Kota Denpasar, Senin, 27 April 2026.

Kegiatan tersebut dipimpin Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, serta diikuti seluruh kepala OPD dan Direktur Perumda.

Mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, peringatan ini menjadi refleksi atas perjalanan panjang pelaksanaan otonomi daerah sekaligus penegasan peran strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan nasional.

Baca Juga:  Pemkot Denpasar dan Notaris–PPAT Mantapkan Akselerasi Digitalisasi Layanan Pertanahan

Dalam amanatnya, Sekda Eddy Mulya membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Disampaikan sejumlah poin penting, mulai dari refleksi 30 tahun pelaksanaan otonomi daerah, capaian Asta Cita, optimalisasi potensi daerah, hingga pentingnya sinergi dan inovasi dalam tata kelola pemerintahan.

Menurut Eddy Mulya, momentum ini menjadi pengingat bahwa peran daerah sangat penting dalam mendorong pembangunan serta memperkuat kemandirian fiskal, yang harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Baca Juga:  Foto Penangkapan Donald Trump yang Beredar di Media Sosial Diduga Hasil AI Generatif

“Otonomi daerah tidak hanya menjadi kewenangan administratif, tetapi juga tanggung jawab dalam menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, implementasi arahan pemerintah pusat harus diwujudkan melalui pembenahan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN), terutama dalam meningkatkan pelayanan publik. Upaya tersebut sejalan dengan percepatan pembangunan daerah serta penerapan digitalisasi birokrasi.

Transformasi birokrasi dinilai menjadi langkah penting untuk menciptakan sistem pemerintahan yang lebih efektif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Selain itu, Eddy Mulya menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik merupakan bagian dari misi pembangunan Kota Denpasar. Untuk itu, seluruh ASN diminta menjaga integritas, etika profesionalisme, serta komitmen dalam menjalankan tugas.

Baca Juga:  Anak - Anak di Buleleng Bisa Dapat Diskon Asal Punya KIA

“Dengan begitu, diharapkan dapat terwujud pelayanan publik yang prima, adil, dan mampu menjawab harapan masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui peringatan ini, Pemerintah Kota Denpasar menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi, inovasi, dan tata kelola pemerintahan guna mendorong pembangunan yang berkelanjutan.(per/ub)